AKTIVITAS tambang yang berlangsung pada dini hari di area operasional PT Kaltim Prima Coal (KPC) mendadak berubah menjadi tragedi. Seorang operator dump truck dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja saat melakukan dumping material over burden di Dumping Point Seluang, Jumat (29/5/2026).
Korban diketahui bernama Viki Alpiansyah (ID: Z115339), karyawan PT Borneo Prima Jasa yang bertugas sebagai operator dump truck di bawah Departemen Bintang, Divisi Mining Operation PT KPC.
Informasi mengenai insiden tersebut beredar melalui memorandum internal yang disebut berasal dari Kepala Teknik Tambang. Dalam dokumen itu dijelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.28 WITA ketika korban mengoperasikan dump truck CAT789 unit T725.
Saat itu, kendaraan yang dikemudikan korban bergerak mundur menuju titik dumping untuk menurunkan muatan over burden. Namun dalam proses tersebut, unit diduga terperosok hingga bagian depan kendaraan terangkat.
“Pada saat T725 bergerak mundur untuk melakukan dumping muatan over burden di Dumping Point Seluang, unit terperosok hingga bagian depan truk terangkat,” demikian kutipan dalam memorandum yang beredar.
Situasi kemudian berubah fatal. Ketika posisi kendaraan terangkat, korban disebut keluar dari kabin dan menuju bagian depan dump truck.
Setelah seluruh muatan tertumpah dan posisi kendaraan kembali turun normal, korban diduga berada di area yang berbahaya. Ia kemudian diduga tertimpa ban depan kiri dump truck.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui operator dozer unit E553 yang sedang bekerja di sekitar lokasi.
Saksi disebut turun dari alat berat yang dioperasikannya setelah melihat kondisi tidak biasa di area dumping. Saat mendekati lokasi, ia menemukan korban berada di bawah ban depan dump truck.
Operator dozer itu kemudian segera menghubungi pengawas area untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Operator Dozer E553 segera menghubungi pengawas untuk melaporkan kejadian tersebut,” lanjut isi memorandum tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Kaltim Prima Coal terkait kronologi lengkap insiden tersebut.
Redaksi Pranala.co masih berupaya melakukan konfirmasi mengenai penyebab kecelakaan, proses penanganan pascakejadian, serta langkah evaluasi yang akan dilakukan perusahaan untuk mencegah insiden serupa terulang. [HAF]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















