WARGA RT 12 Kelurahan Tanjung Laut Indah, sejak pagi sudah berkumpul, Jumat (29/5/2026). Mereka sedang “berperang” melawan tumpukan sampah yang kerap menghantui permukiman. Hasilnya luar biasa. Hanya dalam waktu 1,5 jam, sebanyak 640 kilogram sampah berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis, yang memimpin langsung gerakan ini menyebut aksi “Jumat Bersih” bukan sekadar ritual mingguan. Ia ingin menyentuh sisi paling dasar dari masyarakat: kesadaran.
“Melalui Jumat Bersih, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Elis di sela-sela kegiatan.
Semangat ini menular. Tidak hanya warga sipil, personel Kodim 0908 Kota Bontang, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Babinsa, hingga kader Posyandu dan Karang Taruna bahu-membahu masuk ke celah-celah drainase dan sudut lingkungan.
Namun, ada keresahan terselip di balik semangat itu. Warga sadar, membersihkan saja tidak cukup jika “tamu tak diundang” berupa sampah kiriman terus berdatangan saat air pasang atau hujan deras.

Mereka pun menyuarakan solusi konkret. Warga meminta adanya pemasangan jaring sampah di titik-titik strategis agar limbah dari luar tidak masuk ke wilayah mereka.
Menariknya, mereka menyatakan siap berkontribusi secara swadaya untuk pemasangan jaring tersebut jika fasilitasnya didukung.
“Sebagian sampah memang berasal dari aktivitas warga sendiri, sehingga edukasi pemilahan sampah dari rumah menjadi langkah penting untuk jangka panjang,” tambah Elis. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















