• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 15:44
Reading Time: 2 mins read
0
8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang

Kondisi kebun sawit petani Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JERIT petani dari Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), makin keras terdengar. Sudah 8 bulan mereka hidup di tengah lumpur yang menenggelamkan kebun sawit, memutus sumber penghasilan, sekaligus menyisakan rasa marah yang belum reda.

Yang paling terpukul adalah para pemilik lahan produktif yang kini berubah seperti kubangan tanah mati. Lumpur setebal hampir 50 sentimeter menutup area perkebunan. Pohon sawit menguning, sebagian tumbang, sebagian lagi perlahan mati.

PILIHAN REDAKSI

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T

6 Juli 2026 | 09:12
B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

3 Juli 2026 | 13:44

Warga menduga kerusakan itu dipicu aktivitas pertambangan batubara milik PT Karya Putra Borneo (KPB) dan PT Anugrah Bara Kaltim (ABK). Air limbah disebut mengalir langsung ke area kebun tanpa pengolahan memadai.

Krisis ini berlangsung sejak Oktober 2025 dan hingga kini belum benar-benar selesai. Sekitar 5 hektar lahan warga terdampak. Kerusakan paling parah dialami lahan milik Muhtar, Asman, Suryadi, dan Agus Mujari dengan luas hampir 2 hektar.

Muhtar mengaku lelah menghadapi situasi yang tak kunjung menemukan titik terang. Ia mengatakan warga sudah berulang kali menyampaikan keberatan, namun solusi konkret belum juga terlihat.

“Banjir lumpur ini sudah berlangsung selama delapan bulan sejak Oktober 2025. Kami sangat dirugikan karena aktivitas tambang mengalirkan air limbah tanpa kolam pengendap atau pengolahan limbah, sehingga langsung mencemari kebun kami,” ujar Muhtar usai rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Kaltim, Selasa (26/5/2026).

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal tanah yang rusak. Ada kehidupan yang ikut terseret. Sawit yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga mendadak kehilangan nilai.

Sekitar 50 persen tanaman sawit di area terdampak disebut mati. Tanah yang tertutup lumpur juga dinilai sulit dipulihkan dalam waktu cepat.

Di tengah kerugian itu, perusahaan sempat menawarkan skema ganti rugi. Nilainya berkisar Rp20 juta hingga Rp70 juta untuk lahan sekitar 2 hektar. Tawaran tersebut langsung ditolak warga.

Muhtar menilai angka itu jauh dari nilai ekonomi kebun sawit produktif yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghasilan masyarakat.

“Satu hektar sawit produktif bisa menghasilkan sekitar dua ton per bulan. Usia produktifnya sampai 25 tahun. Jadi angka yang mereka tawarkan sama sekali tidak sebanding dengan kerugian kami,” katanya.

8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang
Kondisi kebun sawit petani Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Warga kemudian mengajukan tuntutan ganti rugi sebesar Rp100 ribu per meter persegi. Angka itu disebut mengacu pada standar Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara dan harga pasaran lahan di wilayah tersebut.

“Masyarakat meminta ganti rugi Rp100 ribu per meter persegi. Itu sudah sesuai standar Disbun Kukar dan harga tanah di sana,” tegas Muhtar.

Tak hanya soal nominal kompensasi, warga juga menolak tawaran tukar guling lahan yang berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan.

Mereka mengaku tidak nyaman jika harus berkebun di area operasional tambang. Aktivitas petani disebut kerap dibatasi dan diawasi ketat oleh pihak keamanan perusahaan.

Situasi itu membuat sebagian warga merasa kehilangan rasa aman di lahan yang seharusnya menjadi ruang hidup mereka sendiri.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi maupun tindak lanjut konkret dari pihak PT KPB dan PT ABK terkait tuntutan masyarakat.

Warga menegaskan tak akan berhenti sampai ada penyelesaian yang dianggap adil. Jika negosiasi kembali buntu, mereka bersiap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Surat pengaduan rencananya akan dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian ESDM. Warga juga akan melaporkan dugaan tidak adanya fasilitas settling pond atau kolam pengendap di area operasional perusahaan. [TIA]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Kelapa sawitPerusahaan SawitTambang Batu Bara
Previous Post

Bontang Mulai Razia Vape, Sasar Sekolah hingga THM

Next Post

854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

BACA JUGA

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli Gempa Dahsyat di Rusia, Kaltim Dipastikan Aman dari Ancaman Tsunami

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli

10 Juli 2026 | 23:58
Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

10 Juli 2026 | 22:53
Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

10 Juli 2026 | 21:42
RUU Administrasi Pertanahan Disiapkan, ATR/BPN Ingin Akhiri Tumpang Tindih Aturan

RUU Administrasi Pertanahan Disiapkan, ATR/BPN Ingin Akhiri Tumpang Tindih Aturan

10 Juli 2026 | 21:39
Next Post
854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03

Terbaru

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli Gempa Dahsyat di Rusia, Kaltim Dipastikan Aman dari Ancaman Tsunami

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli

10 Juli 2026 | 23:58
Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

10 Juli 2026 | 22:53
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved