KOBARAN api mendadak membesar di kawasan padat penduduk Kelurahan Bontang Baru, Senin pagi. Warga sekitar panik saat melihat asap hitam membumbung tinggi dari sebuah rumah yang sedang direnovasi.
Rumah itu diketahui milik Zakir (40). Ironisnya, rumah tersebut baru saja dibeli dan masih dalam tahap perbaikan.
Saat kejadian, Zakir tidak berada di lokasi. Ia sedang berada di kediamannya di kawasan BSD. Namun, seorang tukang masih berada di dalam rumah untuk beristirahat.
Beruntung, pekerja tersebut berhasil menyelamatkan diri tepat waktu.
“Alhamdulillah tukangnya selamat. Dia lari keluar saat asap sudah mengepung kamar,” kata Zakir.
Kebakaran rumah di Bontang Baru itu diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan sementara muncul setelah petugas memeriksa area belakang rumah.
Salah satu petugas kepolisian di lokasi mengatakan, air diduga masuk ke area kabel hingga memicu percikan api.
“Tadi juga sudah kami konfirmasi ke tukang yang ada di dalam rumah dan setelah melihat video awal itu memang di area belakang air masuk dan mengenai kabel,” ujarnya.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan. Warga sekitar sempat khawatir api merembet ke rumah lain karena lokasi berada di lingkungan padat.
Jika terlambat ditangani beberapa menit saja, api berpotensi menjalar ke bangunan lain di sekitar Gang Pemula.
Namun, respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah situasi lebih buruk.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, mengatakan sebanyak 60 personel langsung diterjunkan ke lokasi.
Tak hanya itu, tujuh unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.
“Tidak ada korban jiwa. Memang ada satu pekerja di dalam rumah, tapi yang bersangkutan berhasil menyelamatkan diri,” kata Amiluddin.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Petugas juga memastikan kobaran api tidak merembet ke bangunan warga lainnya.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu meninggalkan kerugian besar bagi pemilik rumah.
Zakir memperkirakan total kerugian material mencapai sekitar Rp500 juta.
Bukan hanya rumah yang hangus, tetapi juga harapan untuk segera menempati rumah barunya. [RE]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















