SEBUAH rumah kayu milik warga di Jalan Hong Nah Nomor 20, RT 01, Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, ludes dilalap api, Kamis (9/7/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp300 juta.
Rumah diketahui dalam keadaan kosong saat api mulai berkobar. Pemiliknya, Simond David, sedang berada di Samarinda sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda yang berada di dalam rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kutai Timur, Failu, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar siang hari. Personel bersama armada pemadam langsung bergerak menuju lokasi.
“Tim segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.20 Wita sehingga tidak sempat merambat ke rumah warga lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Failu, Kamis (9/7/2026).
Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah Ketua RT 01, Deby, mendapat laporan dari seorang karyawan Bank BRI yang melihat kepulan asap keluar dari rumah tersebut.
Saat dicek, api sudah membakar salah satu kamar. Karena rumah dalam kondisi kosong, kobaran api dengan cepat membesar tanpa sempat diketahui lebih awal.
Warga kemudian bergerak membantu dengan memberi tahu masyarakat sekitar, sementara Polsek Muara Wahau berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan.
Proses pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil tangki milik PT DSN, serta tiga unit mobil tangki air swadaya masyarakat.
Besarnya kobaran api sempat memicu kekhawatiran warga karena bangunan didominasi material kayu yang mudah terbakar. Namun kerja sama petugas dan masyarakat berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain.
“Rumah yang terbakar merupakan satu unit rumah kayu. Berkat penanganan cepat, api dapat dilokalisasi sehingga tidak meluas,” kata Failu.
Usai api padam, polisi memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik yang berasal dari salah satu kamar rumah. Meski begitu, kepolisian masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari pemilik rumah serta sejumlah saksi sebelum memastikan penyebab pasti kebakaran. (*)













