PANGKEP, Pranala.co – Pemerintah Kabupaten Pangkep kembali ambil langkah konkret dalam upaya menurunkan angka stunting. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, bantuan 100 bibit cabai disalurkan kepada warga Desa Bara Batu, Kecamatan Labbakkang, Selasa (27/5).
Bantuan ini menyasar keluarga yang memiliki balita penderita stunting. Program tersebut menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
Bibit diserahkan secara simbolis Dinas Ketahanan Pangan kepada Kepala Desa Bara Batu. Selanjutnya, bantuan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga.
“Bibit cabai yang kami terima sudah siap tanam. Dalam waktu singkat, bisa dipanen untuk dikonsumsi atau dijual,” ujar Haris, Kepala Desa Bara Batu.
Ia menambahkan, hasil panen bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menambah pendapatan rumah tangga.
Program ini tidak berhenti pada pemberian bibit. Pemerintah desa juga menyiapkan pendampingan langsung dalam proses penanaman dan perawatan tanaman cabai.
Hal ini bertujuan agar bantuan benar-benar bermanfaat jangka panjang. Haris memastikan pihaknya berkomitmen penuh dalam mengawal program ini.
“Kami akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bantuan sebaik mungkin. Ini bagian dari gerakan bersama menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan desa,” tegasnya.
Program ini sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting. Sekaligus menjadi langkah nyata Desa Bara Batu dalam membangun kemandirian pangan di tingkat keluarga.
Antusiasme warga pun terlihat jelas saat kegiatan penyerahan bantuan digelar di halaman kantor desa. Beberapa di antaranya langsung membawa pulang bibit untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Melalui langkah sederhana namun berdampak ini, Pangkep menunjukkan bahwa upaya mencegah stunting bisa dimulai dari halaman rumah. [IR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami














Comments 2