KELUHAN pasien soal pendingin ruangan (AC) yang tidak berfungsi di Rumah Sakit Batara Siang (RSBS) Pangkep kembali mencuat dan viral di media sosial. Kali ini terjadi di Ruang Melati, saat sejumlah pasien mengeluhkan kondisi kamar yang panas di tengah perawatan.
Masalah ini bukan kali pertama. Dalam beberapa waktu terakhir, isu serupa berulang dan memicu sorotan publik terhadap kualitas fasilitas layanan dasar di rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Kepala Ruangan Melati, Arlinawaty, mengakui sejumlah unit AC memang mengalami gangguan teknis, mulai dari menetes hingga error. Ia menyebut laporan kerusakan sebenarnya sudah disampaikan sebelum keluhan ramai di media sosial.
“Sudah kami laporkan sebelumnya. Bahkan sebelum viral, sudah ada beberapa AC yang rusak dan kami datangkan teknisi. Tapi penanganannya harus antre dan ada yang perlu servis lanjutan,” kata Arlinawaty.
Ia menjelaskan, keterbatasan teknisi menjadi salah satu kendala utama. Di sisi lain, jumlah unit AC yang mengalami kerusakan cukup banyak, sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus.
Kondisi ini berdampak langsung pada kenyamanan pasien. Dalam situasi perawatan, suhu ruangan menjadi faktor penting, terutama bagi pasien dengan kondisi tertentu yang membutuhkan lingkungan stabil.
Arlinawaty mengatakan pihaknya telah menemui langsung pasien untuk memberikan penjelasan. Ia juga menyebut saat awal masuk, sebagian AC masih dalam kondisi normal sebelum kemudian mengalami gangguan.
Selain faktor teknis, penggunaan AC juga disebut berpengaruh. Pengaturan suhu yang tidak sesuai hingga kebiasaan membuka jendela disebut dapat mempercepat kerusakan unit.
“Sudah kami edukasi agar disetel di 25 derajat. Tapi kadang diubah hingga 30 derajat atau jendela dibuka, itu bisa memicu gangguan,” ujarnya.
Saat ini, sebagian perbaikan telah dilakukan. Kamar 2 dan kamar 8 dilaporkan kembali normal, sementara kamar 3 masih mengalami error, dan kamar 1 serta kamar 4 masih mengalami kebocoran air dari unit AC.
Pihak rumah sakit memastikan perbaikan terus dilakukan secara bertahap. Namun, berulangnya keluhan serupa menempatkan isu ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan bagian dari evaluasi terhadap kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dasar di RSBS Pangkep. [IR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















