• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

Suriadi Said by Suriadi Said
19 April 2026 | 18:29
Reading Time: 2 mins read
0
Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

Halomoan Arka Zora Panjaitan dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara (kiri) dan Zevanya Yiska Merlyni Wowor dari SMA Negeri 1 Kaliorang (kanan) perwakilan Kaltim dalam ajang Putra Putri Pelajar Indonesia 2026.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Tidak semua mimpi lahir di kota besar. Di Kaliorang dan Sangatta, dua pelajar menapaki jalan panjang—pelan, sunyi, tapi pasti—hingga akhirnya sampai di panggung nasional.

PETA mungkin menandai Kaliorang dan Sangatta hanya sebagai titik kecil di Kalimantan Timur (Kaltim). Jauh dari hiruk-pikuk ibu kota. Jauh dari pusat perhatian.

PILIHAN REDAKSI

Imbas Isu Viral Pegawai DPPKB Kutim Berpelukan Sesama Pria, Peserta Genre Menghilang

Imbas Isu Viral Pegawai DPPKB Kutim Berpelukan Sesama Pria, Peserta Genre Menghilang

14 April 2026 | 22:11
Beasiswa Kutim 2026 Dibuka Mei, Ini Kuota, Syarat, dan Besaran Bantuan

Beasiswa Kutim 2026 Dibuka Mei, Ini Kuota, Syarat, dan Besaran Bantuan

14 April 2026 | 13:43

Tapi dari titik kecil itulah, dua nama kini bergerak ke panggung yang lebih besar.

Zevanya Yiska Merlyni Wowor.
Halomoan Arka Zora Panjaitan.

Mereka bukan datang dari ruang kosong. Mereka datang dari proses yang panjang. Dari hari-hari yang diisi belajar, berlatih, juga jatuh—lalu bangkit lagi.

Zevanya tumbuh dengan satu keyakinan sederhana: pelajar tidak boleh berhenti pada angka. Nilai rapor penting, tapi bukan segalanya.

Ia membuktikannya.

Juara dua Olimpiade Sains Nasional bidang Biologi. Medali perak Olimpiade Sejarah. Deretan prestasi itu seperti anak tangga—yang satu demi satu ia naiki.

Tapi Zevanya tidak berhenti di podium.

Ia memilih turun. Mendekat ke pelajar lain.

Saat dipercaya menjadi Ketua Umum Forum OSIS Nasional 2025, ia tidak sekadar menjalankan jabatan. Ia menciptakan ruang. Ia menamainya “Zevolution”.

Sebuah gerakan kecil. Tentang percaya diri. Tentang keberanian menjadi diri sendiri.

“Saya ingin pelajar tidak hanya pintar, tapi juga punya nilai diri,” katanya.

Kalimat itu sederhana. Tapi di baliknya, ada kegelisahan yang tidak semua orang lihat.

Tentang pelajar yang merasa kecil. Tentang potensi yang sering tidak berani muncul.

Di sisi lain, Halomoan berjalan dengan ritme berbeda.

Ia tidak banyak bicara tentang angka. Ia berbicara lewat karya. Lewat aksi.

Film pendek yang ia buat membawanya ke juara tiga tingkat nasional. Di Jumbara 2023, ia berdiri sebagai yang terbaik dalam kepemimpinan.

Ia pernah berdiri tegak sebagai anggota Paskibraka Provinsi Kalimantan Timur 2024. Sebuah posisi yang tidak hanya membutuhkan disiplin, tapi juga integritas.

Namun yang paling ia bawa bukan trofi.

Ia membawa kegelisahan.

Tentang perundungan. Tentang pelajar yang diam, tapi terluka.

“Bullying masih terjadi. Dan itu nyata,” ujarnya pelan.

Kalimat itu tidak keras. Tapi cukup untuk membuat orang berhenti sejenak.

Kini, jalan Zevanya dan Halomoan bertemu di satu titik: Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia 2026 tingkat nasional.

Mereka akan berangkat. Membawa nama Kalimantan Timur.

Tapi lebih dari itu, mereka membawa sesuatu yang tidak terlihat.

Zevanya membawa keyakinan bahwa pelajar harus berani tumbuh.
Halomoan membawa pesan bahwa pelajar harus saling menjaga.

Sebelum panggung itu benar-benar mereka pijak, masih ada proses yang harus dilalui. Pembinaan. Latihan. Penguatan diri.

Tidak ada jalan pintas.

Mungkin, bagi sebagian orang, ini hanya kompetisi.

Tapi bagi mereka, ini perjalanan.

Perjalanan dari ruang kelas sederhana, menuju ruang yang lebih luas. Dari suara kecil, menuju suara yang ingin didengar.

Kaliorang dan Sangatta mungkin tetap sunyi.
Tapi dari sana, dua suara kini sedang mengetuk panggung nasional.

Dan kadang, perubahan memang selalu dimulai dari tempat yang tidak banyak orang lihat. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: PelajarPelajar Kutai Timur
Previous Post

Aksi 21 April di Samarinda, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Polisi

Next Post

Bebasnya Misran Toni Buka Tanda Tanya Kasus Muara Kate

BACA JUGA

INFOGRAFIS: Pembagian Kloter Jemaah Haji 2026

INFOGRAFIS: Pembagian Kloter Jemaah Haji 2026

18 April 2026 | 23:56
VIDEO: Respons Kapolda Kaltim soal Warga dan Polisi Adu Mulut hingga Saling Dorong di Polresta Balikpapan Viral Warga dan Polisi Adu Mulut hingga saling Dorong di Polresta Balikpapan, Kapolda Kaltim Turun Tangan

VIDEO: Respons Kapolda Kaltim soal Warga dan Polisi Adu Mulut hingga Saling Dorong di Polresta Balikpapan

17 April 2026 | 20:02
Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Subuh Tanpa Bu Mei

10 April 2026 | 07:22
Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Pak Gub, Ingat Unmul Dong!

3 April 2026 | 14:36
Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara

24 Maret 2026 | 09:53
Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

22 Maret 2026 | 21:51
Next Post
Bebasnya Misran Toni Buka Tanda Tanya Kasus Muara Kate

Bebasnya Misran Toni Buka Tanda Tanya Kasus Muara Kate

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

15 April 2026 | 14:25
127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS Seragam dan Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Siap Dibagikan

127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS

13 April 2026 | 14:34
Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Dua Pengendara Tewas

Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, 3 Pengendara Tewas

13 April 2026 | 20:09
Dana Gratispol Kaltim 2026 Cair, 48 Ribu Mahasiswa Terima Bantuan Rp220 Miliar Kuota Terbatas, Pejabat Pemprov Kaltim Berebut Beasiswa Gratispol

Dana Gratispol Kaltim 2026 Cair, 48 Ribu Mahasiswa Terima Bantuan Rp220 Miliar

12 April 2026 | 16:34
Tagihan Air PDAM Bontang Naik Drastis, Ada yang Tembus Rp1,7 Juta

Tagihan Air PDAM Bontang Tiba-Tiba Naik, Wawali Janji Turun Cek Langsung

12 April 2026 | 16:58

Terbaru

Pertalite Langka di Muara Wahau Kutim, Harga Tembus Rp30 Ribu

Pertalite Langka di Muara Wahau Kutim, Harga Tembus Rp30 Ribu

19 April 2026 | 20:56
Bikin Resah! Truk Galian C Tanpa Terpal Picu Debu di Sangatta

Bikin Resah! Truk Galian C Tanpa Terpal Picu Debu di Sangatta

19 April 2026 | 20:19
Bebasnya Misran Toni Buka Tanda Tanya Kasus Muara Kate

Bebasnya Misran Toni Buka Tanda Tanya Kasus Muara Kate

19 April 2026 | 19:56
Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

19 April 2026 | 18:29
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved