BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim) guna memastikan kesiapan layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk di Balikpapan dan Samarinda, dalam rangka mendukung operasional vital seperti penerbangan.
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, didampingi Plt Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdhani, Plt Direktur Meteorologi Maritim Agi Wandala Putra, serta Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Cahyo Nugroho. Mereka meninjau langsung aktivitas operasional dan kesiapan infrastruktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sejumlah titik.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan alat operasional utama (aloptama) layanan meteorologi, khususnya yang berkaitan dengan dukungan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan di Bandara Nusantara. Aspek ini dinilai krusial seiring meningkatnya aktivitas di kawasan penyangga IKN.
Dalam arahannya, Faisal mengapresiasi kinerja UPT yang dinilai telah berjalan optimal dalam menjaga kualitas layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika di Kalimantan Timur. Ia menilai UPT mampu menjalankan fungsi strategis sebagai pengumpul data sekaligus titik kontak utama bagi pemangku kepentingan di daerah.
“Kami mengapresiasi kinerja UPT yang telah berjalan dengan baik. UPT mampu menjaga kualitas layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Faisal.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan menuntut adanya inovasi berkelanjutan agar layanan semakin cepat, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan sektor strategis.
“Inovasi menjadi hal penting yang perlu terus dikembangkan guna memperkuat layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika,” tambah dia dalam kutipan resminya, Ahad (26/4/2026).
Senada dengan itu, Andri Ramdhani menekankan pentingnya penguatan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat daerah. Ia berharap muncul inovasi unggulan dari daerah yang dapat direplikasi secara nasional untuk memperkuat layanan di pusat maupun daerah.
Sementara itu, Agi Wandala Putra menyoroti perlunya perluasan jangkauan layanan meteorologi maritim, terutama pada sektor angkutan sungai di Kalimantan dan Sumatera. Menurutnya, sektor ini memiliki peran besar dalam aktivitas ekonomi masyarakat dan memerlukan dukungan informasi cuaca yang andal.
Peninjauan ini sekaligus menegaskan posisi UPT sebagai garda depan dalam sistem layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Selain menjadi simpul pengumpulan data, UPT juga berperan penting dalam koordinasi layanan di tingkat daerah, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan informasi yang cepat dan akurat di kawasan IKN.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, BMKG juga memastikan kesiapan aloptama di Bandara Nusantara agar mampu mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan secara optimal di kawasan tersebut. [RIL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















