Pranala.co, BONTANG – Jajaran Polres Bontang menggelar Apel Siaga Kamtibmas menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (25/2) pagi, di halaman Mapolres Kota Bontang. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Bontang, AKBP Widho Ariyanto, yang bertindak sebagai pembina apel.
Hadir dalam apel, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto mewakili Wali Kota, bersama jajaran Forkopimda, pejabat vertikal, dan sejumlah kepala OPD. Barisan peserta apel terdiri atas Kodim 0908/Bontang, seluruh kesatuan di lingkup Polres, Yon Arhanud 7/ABC, Damkartan, BPBD, Satpam, Banser, dan Kokam.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Widho Ariyanto menegaskan, Apel Siaga Kamtibmas 2026 diselenggarakan serentak di seluruh wilayah, khususnya di jajaran Polda Kaltim, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah Ramadan.
“Di tengah dinamika situasi kamtibmas yang terus berkembang dan potensi kerawanan musiman, diperlukan upaya preemtif dan preventif secara terintegrasi melalui sinergitas seluruh unsur,” ujar Widho.
Ia menyoroti sejumlah hal yang menjadi perhatian serius aparat keamanan, antara lain peningkatan distribusi pangan dan energi, meningkatnya aktivitas ibadah di masjid, serta lonjakan kegiatan ekonomi di pusat perbelanjaan dan pasar Ramadan.
Beberapa fokus pengamanan Polres Bontang selama Ramadan meliputi: Distribusi bahan pokok penting (sembako); Pengamanan pusat perbelanjaan modern maupun pasar tradisional; Pengamanan pasar Ramadan; Pengamanan pelaksanaan salat tarawih; Pengamanan rumah kosong saat warga menunaikan salat tarawih; hingga Pengawasan jalan umum untuk mencegah aksi balap liar atau sahur on the road
Berdasarkan data, Ramadan tahun ini terdapat 141 masjid atau tempat ibadah yang digunakan untuk salat tarawih, empat pasar tradisional, 25 retail modern, serta lima titik jalan umum yang berpotensi menjadi lokasi balap liar.
Usai apel, Akhmad Suharto menyampaikan dukungan dan apresiasi atas pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk bersinergi dengan TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sinergitas dan kolaborasi menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tutupnya. (RE/PPID)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















