PUSAT Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Ambalat Mulya di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, terus mencetak warga belajar mandiri melalui program ekonomi kreatif dan pelatihan tata boga.
Langkah ini menyasar warga berstatus Anak Tidak Sekolah (ATS) agar memiliki keterampilan produktif sekaligus bekal meningkatkan kesejahteraan keluarga.
PKBM Ambalat Mulya yang berdiri sejak 2018 di Jalan Desa Kebon Agung (SP 7) ini berawal dari keprihatinan terhadap tingginya angka putus sekolah di wilayah Rantau Pulung.
Kepala PKBM Ambalat Mulya, Sari Lihang Yani, menggagas ruang belajar nonformal yang fleksibel untuk memberikan kesempatan kedua bagi warga setempat.
"Mereka rata-rata suka membuat berbagai macam makanan, baik kue maupun jajanan pasar. Ini peluang bagus jika dikembangkan secara terarah," kata Sari Lihang Yani.
Pengembangan potensi warga belajar terwujud dalam lahirnya produk unggulan bernama RANPULCO (Rantau Pulung Cookies). Nama kecamatan sengaja disematkan sebagai identitas merek lokal yang membanggakan.
Ranpulco hadir dalam beragam varian rasa favorit konsumen, seperti Choco Classic, Dark Chocolate, Red Cheese, Choco Kiss and Cream, hingga Matcha Cheese.
Selain kue kering, sekira 20 warga belajar aktif memproduksi kue basah, bumbu racik, hingga kerajinan tangan seperti hordeng, lap kaki, dan produk jahitan.
Proses produksi di rumah sederhana ini dibarengi pembekalan manajemen usaha secara komprehensif. Warga belajar diajarkan menghitung kebutuhan bahan baku, kalkulasi biaya produksi, hingga teknik pengemasan dan promosi digital.
Sistem penjualan berbasis prapesan (pre-order) serta partisipasi dalam berbagai pameran UMKM menjadi sarana penyaluran hasil karya warga.
"Hasil penjualan diberikan langsung kepada warga belajar yang terlibat dalam proses produksi sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka," ujar Sari.
Dukungan sarana dan prasarana mengalir dari sektor pemerintah dan program kemitraan PT Kaltim Prima Coal (KPC) berupa mesin jahit, unit laptop, komputer, serta furnitur operasional.
Pemasaran produk PKBM Ambalat Mulya kini merambah luar Kecamatan Rantau Pulung, menembus pasar Sangatta, Samarinda, hingga Balikpapan.
PKBM juga menjalin kolaborasi strategis dalam pengembangan produk kerajinan Wakaroros yang dipasarkan melalui jaringan mitra di Sangatta. [ADS]















