Pranala.co, SANGATTA – Dinamika politik Kutai Timur (Kutim) mulai memanas. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kutim, nama Sayyid Anjas resmi masuk gelanggang.
Wakil Ketua I DPRD Kutim yang juga Sekretaris DPD II Golkar Kutim itu menyatakan kesiapannya maju bersaing memperebutkan kursi ketua. Restu dari sejumlah tokoh partai, kata Anjas, sudah ia kantongi.
“Dari segi kepartaian, saya sudah meminta restu ke beberapa tokoh-tokoh Golkar,” ungkap Anjas di Sangatta, Kamis (11/9/2025).
Mekanisme pemilihan ketua DPD II Golkar Kutim memungkinkan semua kader yang memiliki KTA untuk maju. Namun ada syarat: calon harus mengantongi minimal 30 persen dukungan dari 23 pemilik suara sah.
Di bursa calon, Anjas tak sendirian. Nama Apansyah, anggota DPRD Kaltim, juga disebut sebagai lawan kuat.
“Yang jelas, kami siap menghadapi dinamika apa pun. Di partai besar seperti Golkar, gejolak itu pasti ada. Jadi kami harus siap,” tegas Anjas.
Ketua Bappilu Golkar, Felly Lung, yang mendampingi Anjas, menjelaskan bahwa jadwal resmi Musda DPD II Golkar Kutim masih menunggu keputusan dari DPD I Golkar Kaltim.
“Belum ada penjadwalan resmi. Saat ini masih tahap rapat pleno,” ujarnya.
Felly juga mengungkapkan pleno pertama yang digelar pada 8 September 2025 lalu sempat bermasalah. Banyak pengurus tidak hadir karena tidak mendapatkan undangan.
“Yang tanda tangan hanya ketua. Padahal seyogyanya ketua dan sekretaris,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, DPD II Golkar Kutim akan kembali menggelar rapat pleno. Agenda utama: pembentukan panitia pelaksana Musda dan pemilihan ketua baru. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















