NIAT baik Kurniawan Ary Susanto (30) untuk menghentikan perkelahian remaja justru berubah menjadi pengalaman pahit. Sopir online yang tinggal di Manggar Baru itu diduga menjadi korban pengeroyokan setelah mencoba melerai keributan di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur.
Peristiwa tersebut terjadi Sabtu malam (18/7/2026) sekira pukul 23.52 WITA. Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen menjelaskan, berdasarkan penyelidikan awal, korban kebetulan berada di sekitar lokasi saat melihat sejumlah remaja terlibat perkelahian.
Alih-alih menghindar, korban memilih turun tangan untuk menghentikan keributan agar situasi tidak semakin memanas.
"Korban saat berada di sekitar lokasi kejadian melihat beberapa remaja sedang berkelahi. Korban berusaha melerai dan memisahkan perkelahian tersebut," kata Chusen, Rabu (22/7/2026).
Namun, tindakan itu justru memicu aksi brutal. Salah seorang remaja diduga mengambil sepotong kayu lalu menghantam kepala korban. Tak berhenti di situ, beberapa remaja lainnya ikut menganiaya korban dengan pukulan dan tendangan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka-luka dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Balikpapan Timur.
"Salah seorang remaja kemudian memukul korban menggunakan sepotong kayu pada bagian kepala. Selanjutnya beberapa remaja lainnya ikut melakukan pemukulan dengan tangan kosong dan tendangan sehingga korban mengalami luka serta merasa keberatan atas kejadian tersebut," ujar Chusen.

Dari keterangan sejumlah saksi, polisi memperoleh informasi bahwa keributan memang melibatkan beberapa remaja di sekitar Rusunawa Manggar Baru.
Korban disebut tidak ikut dalam perkelahian. Ia datang untuk melerai, tetapi justru menjadi sasaran pengeroyokan.
Salah satu pelaku diduga menggunakan potongan kayu untuk memukul kepala korban, sementara pelaku lainnya melakukan pemukulan dan tendangan secara bersama-sama sebelum akhirnya melarikan diri.
Hingga Rabu (22/7/2026), identitas para pelaku masih belum diketahui.
Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur masih memeriksa para saksi serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap identitas seluruh pelaku yang terlibat.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan. (*)















