pranaa.co - Langkah perawatan water treatment plant (WTP) PDAM Bontang kembali dilakukan oleh Perumda Tirta Taman, Bontang, Kalimantan Timur. Tepatnya pada Sabtu (18/2/2023).
Kali ini, distribusi dari WTP Berebas Tengah dipastikan tidak mengalir ke pelanggan. Dirut Perumda Tirta Taman, Bontang Suramin menerangkankeputusan ini tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 690/297/Perumda.AM-BTG/II/2023.“Jadi giliran kali ini ialah WTP Berebas Tengah,” terangnya.
Proses perawatan dan pembersihan instalasi pengolahan air akan berlangsung satu hari penuh. Mulai 07.00 hingga selesai. Akibatnya 18 area terdampak dari langkah ini. Mencakup Jalan Sultan Hasanuddin, Agus Salim, Sudirman, Zamrut, Berlian, Gajah Mada, Selat Makassar, Selat Selayar, WR Soepratman, Manunggal, Sultan Syahrir, Habibon, Sam Ratulangi, dan Pelabuhan.
Jika dikerucutkan maka itu menyasar empat kelurahan. Mulai dari Kelurahan Berbas Pantai, Berbas Tengah, Tanjung Laut, dan Tanjung Laut Indah. Oleh sebab itu ia meminta kepada pelanggan untuk menampung air pada hari ini. “Tampung air sebelum dan sesudah proses shutdown,” sebutnya.
Menurutnya proses shutdown ini merupakan kegiatan rutin per tiga bulan sekali. Tujuannya untuk menjaga mutu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air. Sehingga pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik. Diketahui untuk Berebas Tengah disuplai tiga sumur aktif. Masing-masing berkapasitas 25 liter per detik.
Kelurahan Berbas Pantai tercatat 1.411 sambungan rumah. Terbanyak yakni Kelurahan Tanjung Laut Indah yakni 2.568 sambungan rumah. Adapun Berebas Tengah dan Tanjung Laut ialah 1.684 serta 2.446 sambungan rumah. Sebelumnya manajemen melakukan langkah serupa di WTP Lok Tuan. Tepatnya pada pekan lalu. Jika Diurutkan maka Kanaan, Guntung, Bontang Lestari, serta dua WTP sudah melakukan shutdown. Agenda berikutnya menyisakan WTP KS Tubun. (*)














