Pranala.co, BONTANG – Suasana Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (17/10/2025) malam begitu berbeda. Ratusan wajah yang biasanya sibuk di balik kamera dan catatan, kali ini berkumpul dengan semangat kebersamaan. Pena dan gawai sejenak diletakkan. Digantikan oleh semangat sportivitas dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni atau akrab disapa Bunda Neni, membuka acara dengan sambutan hangat. Ia membawa hadirin kembali ke tahun 1988, saat pertama kali menginjakkan kaki di Kalimantan Timur sebagai dokter.
Baginya, bertemu para “kuli tinta” se-Kaltim adalah kerinduan yang terobati. “Bukan sekadar medali yang kita kejar, tetapi persaudaraan dan persahabatan. Itu yang paling penting,” ujarnya dengan senyum khas.
Pesan ini menjadi benang merah yang mengikat 260 wartawan dari seluruh penjuru Kaltim. Lebih dari seremoni, Bunda Neni menyelipkan pesan penting tentang kesehatan para jurnalis.
Dengan latar belakangnya sebagai dokter, ia mengingatkan risiko kesehatan akibat paparan sinar biru dari layar gawai dan pentingnya menjaga keseimbangan hidup.
“Sehat itu pilihan,” katanya.
Ia menekankan bahwa di tengah kesibukan mengejar berita, kesehatan tubuh adalah aset yang tak ternilai.
Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi yang akurat, berimbang, dan objektif.
“Negara ini dibangun dari berita. Oleh karena itu, saya meminta kepada wartawan seluruh Kalimantan Timur untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, faktual, dan objektif,” tegasnya.
Neni juga memaparkan visi pembangunan Kota Bontang sebagai kota jasa dan industri yang maju dan berkelanjutan, serta perannya sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berbagai program unggulan turut disampaikan, mulai dari pendidikan gratis hingga jaminan sosial bagi masyarakat rentan.
Ketua PWI Bontang, Suriadi Said, melaporkan bahwa Porwada Kaltim 2025 diikuti oleh 260 wartawan dari seluruh Kaltim, mengusung tema “Wartawan Sehat, Pers Kuat, Kaltim Hebat”.
Para peserta akan berlaga di sembilan cabang olahraga, antara lain: futsal, bulu tangkis, e-sport, tenis meja, atletik, catur, domino, biliar, dan jurnalistik.
“Porwada bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarinsan pers. Ini seperti lebaran bagi wartawan untuk saling bertukar informasi tentang daerah masing-masing,” ujar Suriadi Said. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










