BUPATI Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman meminta percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Mandiri yang hingga kini belum rampung, meski proyek tersebut telah direncanakan sejak 2022.
Permintaan itu disampaikan menyusul belum adanya perkembangan berarti di lapangan. Hingga kini, pembangunan fasilitas pelatihan tersebut masih berada pada tahap awal struktur bangunan, jauh dari target penyelesaian yang ditetapkan sebelumnya.
Ardiansyah mengungkapkan, proyek BLKI semula ditargetkan selesai pada 2024 atau paling lambat 2025. Namun realisasi pembangunan dinilai belum sesuai rencana, sehingga memerlukan perhatian dan percepatan dari pihak terkait.
Ia juga menyoroti belum diterimanya laporan terbaru mengenai perkembangan proyek tersebut. Menurut dia, laporan berkala penting untuk memastikan transparansi sekaligus menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.
“Prediksi saya mungkin terkait kondisi anggaran yang menurun. Tapi saya minta ini segera dilaporkan, karena sampai sekarang saya belum menerima laporan terbaru,” ujar Ardiansyah di Sangatta, Selasa (28/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, lanjutnya, tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan BLKI meski di tengah keterbatasan anggaran. Proyek ini dinilai strategis dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
BLKI Mandiri dirancang untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri, termasuk menghadapi dinamika kebijakan sektor pertambangan yang berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Ke depan, fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas besar dan mampu menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan industri. Sementara itu, pemerintah daerah tetap menjalankan program pelatihan secara bertahap meski sarana belum sepenuhnya memadai.
Ardiansyah menegaskan pentingnya peningkatan frekuensi dan kualitas pelatihan sambil menunggu penyelesaian pembangunan BLKI, agar kesiapan tenaga kerja lokal tetap terjaga di tengah perubahan sektor industri. [HAF]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















