• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 27, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Otda ke-30, Bupati Kutim Akui Masih Ada Program Pusat Belum Terealisasi

Suriadi Said by Suriadi Said
27 April 2026 | 12:17
Reading Time: 2 mins read
0
Otda ke-30, Bupati Kutim Akui Masih Ada Program Pusat Belum Terealisasi

Bupati Kutim bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat Mendagri Tirto Karnavian, di Sangatta, Senin (27/4) [Hafif/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PERINGATAN Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Kutai Timur (Kutim), Senin (27/4), tak sekadar seremoni. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman justru mengungkap masih ada program pemerintah pusat yang belum sepenuhnya dijalankan di daerahnya.

Dalam upacara yang digelar di Sangatta itu, Ardiansyah membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Namun sebelum itu, ia mengaku melakukan pengecekan internal terhadap isi sambutan dengan program yang telah berjalan di Kutim.

PILIHAN REDAKSI

Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

27 April 2026 | 12:06
469 Daerah Masih Bergantung ke Pusat, Balikpapan Angkat Alarm Otonomi

469 Daerah Masih Bergantung ke Pusat, Balikpapan Angkat Alarm Otonomi

27 April 2026 | 11:54

“Tadi saya minta cross check dulu isi sambutan dengan yang telah kami programkan dan mana yang belum kita lakukan,” kata Ardiansyah.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan adanya jarak antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah, meski secara umum ia menilai arah pembangunan Kutim sudah sejalan dengan prioritas nasional.

Dalam amanat yang dibacakannya, Otda ke-30 disebut sebagai momentum bagi daerah untuk memperkuat kemandirian dan inovasi. Tema tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, menekankan pentingnya sinkronisasi antara pusat dan daerah.

Ardiansyah menyebut, sebagian besar program pemerintah pusat telah diadopsi dalam kebijakan daerah. Namun ia tidak menampik masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan agar selaras sepenuhnya.

Di sisi lain, Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI disebut menjadi pijakan utama Kutai Timur dalam memperkuat ketahanan daerah, baik di sektor ekonomi, pembangunan, maupun pelayanan publik.

“Program kami seirama dengan Asta Cita Bapak Presiden. Bukan hanya dijalankan secara mandiri, kami juga terus berinovasi,” ujarnya.

Bupati Kutim menegaskan bahwa tantangan otonomi daerah bukan lagi pada konsep, melainkan pada konsistensi pelaksanaan. Di usia ke-30 Otda, sinkronisasi pusat dan daerah masih menjadi pekerjaan yang belum sepenuhnya tuntas. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Kutai TimurOtonomi Daerah
Previous Post

Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

Next Post

TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

BACA JUGA

Overkapasitas, 50 Warga Binaan Balikpapan Dipindahkan ke Lapas Samarinda

Overkapasitas, 50 Warga Binaan Balikpapan Dipindahkan ke Lapas Samarinda

27 April 2026 | 13:06
TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

27 April 2026 | 12:48
Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

27 April 2026 | 12:06
469 Daerah Masih Bergantung ke Pusat, Balikpapan Angkat Alarm Otonomi

469 Daerah Masih Bergantung ke Pusat, Balikpapan Angkat Alarm Otonomi

27 April 2026 | 11:54
Lubang Tambang Samarinda Telan Korban, Anak 9 Tahun Meninggal, ESDM Kaltim Bertindak Cepat Tangani

Lubang Tambang Samarinda Telan Korban, Anak 9 Tahun Meninggal, ESDM Kaltim Bertindak Cepat Tangani

27 April 2026 | 10:34
Modus Uang Rp5 Ribu dan Ancaman, Ayah Tiri Diduga Cabuli Anak di Samarinda Dari Cerita Bocah 5 Tahun, Pria di Samarinda Diduga Cabuli Anak Tiri

Modus Uang Rp5 Ribu dan Ancaman, Ayah Tiri Diduga Cabuli Anak di Samarinda

27 April 2026 | 09:34
Next Post
TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Geram Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pangkep Bisa Dibayar lewat Dana BOS

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram

25 April 2026 | 22:45
Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

21 April 2026 | 11:15
Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

23 April 2026 | 19:50
Fakta-Fakta Demo Samarinda, Kaltim 21 April 2026, Hak Angket DPRD hingga Gubernur Kaltim Bungkam LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim Tiga Tuntutan Aksi 21 April di Samarinda: Angket DPRD, Evaluasi Anggaran, Pengawasan

LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim

21 April 2026 | 12:34
Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

22 April 2026 | 23:58

Terbaru

Overkapasitas, 50 Warga Binaan Balikpapan Dipindahkan ke Lapas Samarinda

Overkapasitas, 50 Warga Binaan Balikpapan Dipindahkan ke Lapas Samarinda

27 April 2026 | 13:06
TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

TMMD Ke-128 Bontang; Santri Marangkayu Segera Nikmati MCK Layak

27 April 2026 | 12:48
Otda ke-30, Bupati Kutim Akui Masih Ada Program Pusat Belum Terealisasi

Otda ke-30, Bupati Kutim Akui Masih Ada Program Pusat Belum Terealisasi

27 April 2026 | 12:17
Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

Perusahaan di Kutim Dilarang Buang Sampah ke TPA, Wajib Kelola Mandiri

27 April 2026 | 12:06
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved