BONTANG – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, memulai kunjungan kerjanya di Kota Bontang dengan melaksanakan Salat Subuh berjemaah di Masjid Al Hijrah, Jumat (21/3/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang dihadiri ribuan jamaah.
Di kesempatan itu, Wagub Seno Aji memaparkan lima program unggulan yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan dirinya. Seno Aji menyoroti sejumlah program prioritas, di antaranya pendidikan gratis dari jenjang dasar hingga strata tiga (S3) untuk menciptakan generasi emas di Kaltim.
Selain itu, insentif bagi guru sekolah umum, pesantren, dan penjaga rumah ibadah juga akan ditingkatkan. Ia menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 691 marbot masjid se-Kaltim, termasuk dari Bontang, akan diberangkatkan umrah. Tak hanya itu, 100 penjaga rumah ibadah dari berbagai agama lainnya seperti Hindu, Budha, Nasrani, dan Konghuchu juga mendapat kesempatan yang sama.
“Pendidikan gratis hingga S3 adalah komitmen kami mencetak generasi emas. Kami juga menghargai peran penjaga rumah ibadah dengan memberikan insentif dan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci,” ujar Seno Aji di hadapan para jemaah.
Seno Aji juga menekankan pentingnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif sebagai upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Di bidang kesehatan, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan gratis dan meningkatkan fasilitas kesehatan, termasuk rencana pengoperasian rumah sakit Islam di Kaltim.
Program lain yang menjadi fokus pemerintah adalah pengembangan sektor pertanian modern melalui peningkatan dan perluasan areal tanam serta penerapan hilirisasi pertanian. Selain itu, infrastruktur juga menjadi perhatian utama, seperti pembangunan jalan tol Bontang-Kutim, jalur kereta api, dan pelabuhan internasional yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Dalam sesi dialog interaktif, beberapa siswa SMK dan Madrasah Aliyah mengajukan pertanyaan terkait beasiswa dan hilirisasi industri. Menanggapi hal itu, Seno Aji menegaskan bahwa beasiswa diperuntukkan bagi putra-putri Kaltim yang melanjutkan pendidikan di luar pulau, sementara pendidikan di dalam wilayah Kaltim akan digratiskan hingga jenjang S3.
Kedatangan Seno Aji disambut Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Wakil Wali Kota Agus Haris, jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Neni memaparkan program kerja 100 hari kepemimpinan Neni-Agus, termasuk inisiatif Salat Subuh Berjemaah, Gerakan Jumat Bersih, dan Zero Miskin Ekstrem.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Wali Kota Neni memberikan santunan kepada puluhan siswa yang hadir. Ia juga mengusulkan agar kuota pemberangkatan umrah bagi marbot dari Bontang ditambah 10 orang di luar kuota yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.
Safari Ramadan ini ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan dari dinas dan biro di lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim, di antaranya dari Baznas Kaltim, BPJS Ketenagakerjaan, PT MMP Kaltim, PT Jamkrida, dan PT KTMB.
Bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan salat, paket UMKM, peralatan kesehatan, peralatan olahraga, bahan pangan, vaksin rabies, ratusan ternak ayam lokal, benih ikan karapu, pakan ikan laut, hingga belasan mesin kapal ketinting. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 3