UN 2020 Dihapus, Bagaimana Menentukan Kelulusan Siswa di Bontang?

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memeriksa kelengkapan UN berbasis komputer tingkat SMP di Bontang tahun lalu.

DPR RI dan Kemendikbud sepakat meniadakan ujian nasional (UN) tahun 2020 ini. Musababnya, situasi nasional yang terancam pandemik virus corona (Covid-19), tidak memungkinkan untuk menggelar salah satu syarat kelulusan murid SD/SMP/SMA dan sederajatnya.

Lalu bagaimana di Kota Bontang? Melalui surat edarannya bernomor NOMOR : 420 / 720 / DIKBUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang membatalkan Ujian Nasional 2020. Keikutsertaan dalam Ujian Nasional tidak menjadi syarat kelulusan dari satuan pendidikan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Surat yang ditandatangi Kepala Disdikbud Bontang, Akhmad Suharto ini per 26 Maret 2020 juga menjelaskan teknis ujian sekolah untuk kelulusan. Antara lain; Ujian Sekolah dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan.

“Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya , penugasan, tes daring, dan / atau bentuk asesmen jarak jauh lainya,” bunyi surat edaran itu.

Lanjut Suharto, Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Sementara untuk sekolah yang belum melaksanakan ujian sekolah diberlakukan berbagai ketentuan. Kelulusan Sekolah Dasar ( SD ) ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir ( kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 semester ganjil), nilai semester genap kelas 6 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktek.

“Kalau untuk kelulusan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir ( kelas 7, kelas 8 dan kelas 9 semester ganjil ), nilai semester genap kelas 9 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktik,” tambahnya.

Surat edaran ini juga membahas teknis kenaikan kelas. Kata Suharto, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan. Lalu, untuk ujian akhir semester kenaikan kelas dapat dilakukan berbentuk portofolio, nilai rapor / nilai mid semester dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan / atau bentuk asesmen jarak
jauh lainya. ***

More Stories
Pasien Sembuh dari COVID-19 di Kaltim Naik 59,6 Persen