Pranala.co, BALIKPAPAN — Pencarian terhadap Khoirul Anam (16), remaja yang diduga tenggelam di Pantai Kemala, Balikpapan, masih terus berlanjut. Memasuki hari ketiga, Rabu (12/11/2025), tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 3 mil laut dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan perluasan area dilakukan setelah dua hari pencarian sebelumnya belum menemukan hasil. Karena, kemarin pencarian masih sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.
“Hari ini area kami perluas hingga 3 mil laut untuk memperbesar peluang menemukan korban,” ujarnya.
Sejak pagi, kata dia, tim gabungan sudah mulai bergerak menyisir perairan Pantai Kemala hingga sekitar Pelabuhan Semayang dan Teluk Balikpapan bagian tengah.
Pencarian ini dilakukan menggunakan rubber boat, speed boat, RIB Lanal, dan rescue car, dibantu pengamatan dari darat di sepanjang garis pantai.
Sementara, sebut Dody, operasi pencarian itu melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Balikpapan, TNI AL, Satpolairud Polda Kaltim, Brimobda, Ditsamapta, BPBD Balikpapan, Satpol PP, PMI, dan Dinas Kesehatan, dengan dukungan komunikasi dari ORARI dan Banda Indonesia.
Di satu sisi, mengenai cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan arus 0,2 knot ke arah timur laut. Meski gelombang mulai meningkat di beberapa titik, tim memastikan operasi pencarian tetap berlangsung optimal.
“Jika korban ditemukan, evakuasi akan langsung dilakukan menuju Posko SAR untuk identifikasi dan penanganan medis awal, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan,” jelas Dody.
Sebelumnya, Khoirul Anam dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Pantai Kemala pada Senin (10/11/2025) sore. Beberapa saksi sempat melihat korban melambaikan tangan minta tolong sebelum akhirnya terbawa ombak dan menghilang.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum juga ditemukan. Namun, tim SAR berkomitmen untuk terus menyisir setiap sektor dan tetap siaga penuh di lapangan.
Tim SAR akan terus maksimalkan pencarian sampai korban ditemukan. “Maka semua unsur di lapangan tetap siaga jika ada tanda-tanda kemunculan korban di sekitar garis pantai,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















