KANTOR Lurah Tanjung Laut, Bontang, menggelar tes urine mendadak bagi seluruh pegawai, Senin (11/5/2026), sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja \ sehat dan bebas narkoba. Pemeriksaan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Bontang itu diikuti 25 pegawai.
Dalam pemeriksaan tersebut, satu pegawai sempat terdeteksi positif. Namun, hasil itu dipastikan bukan karena penyalahgunaan narkotika, melainkan pengaruh obat yang dikonsumsi sesuai resep dokter.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Bontang, Lulyana Ramdani, mengatakan hasil pemeriksaan secara umum menunjukkan kondisi pegawai negatif narkoba. Temuan satu hasil positif langsung ditelusuri melalui klarifikasi medis.
“Hasil positif itu karena yang bersangkutan sedang mengonsumsi obat sesuai resep dokter. Jadi bukan karena narkotika,” kata Lulyana.
Ia menjelaskan, masih ada satu pegawai yang belum mengikuti tes karena tengah mengantar anaknya berobat. Kondisi itu membuat proses pemeriksaan belum sepenuhnya rampung sehingga sertifikat bebas narkoba belum dapat diterbitkan.
Meski begitu, Lulyana mengapresiasi langkah jajaran Kantor Lurah Tanjung Laut yang dinilai proaktif melakukan pencegahan dari internal. Menurut dia, pendekatan preventif menjadi salah satu cara efektif mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja pemerintahan.
“Ini bentuk kesadaran yang patut diapresiasi. Pencegahan seperti ini jauh lebih efektif karena dimulai dari internal,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Laut, Adriani Kasim, menyebut kegiatan tersebut merupakan inisiatif untuk memastikan seluruh pegawai bekerja dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada narkotika, tetapi juga memantau konsumsi obat atau vitamin tertentu yang berpotensi memengaruhi hasil tes.
“Yang ingin saya pastikan bukan hanya bebas narkoba, tapi juga kondisi kesehatan pegawai secara umum. Termasuk apakah ada obat atau vitamin yang dikonsumsi mengandung zat adiktif,” ucap Adriani.
Kegiatan itu juga bertepatan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Bontang Selatan 1. Sinergi tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan kesehatan pegawai secara menyeluruh dalam satu waktu.
“Alhamdulillah, hasilnya negatif secara umum. Semoga kondisi ini bisa terus dipertahankan,” tutup Adriani. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















