SANGATTA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji meninjau sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang hingga kini belum selesai proses hibah dan administrasinya, Kamis (20/3/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno, serta sejumlah pejabat dari Pemprov Kaltim. Tinjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran penyelesaian administrasi dan sertifikasi aset yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Adapun aset yang ditinjau meliputi Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum (PU), Terminal Sangatta, dan UPTD Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sangatta.
Optimalkan Trayek di Terminal Sangatta
Dalam peninjauannya, Wagub Seno Aji menyoroti kondisi Terminal Sangatta yang saat ini hanya melayani tiga trayek per hari. Ia mendorong Dinas Perhubungan untuk memaksimalkan potensi terminal dengan membuka rute baru yang menghubungkan antar kota dalam provinsi.
“Kalau sekarang hanya ada tiga trayek setiap hari, kita ingin mengembangkan trayek lain, seperti ke Berau dan Samarinda. Idealnya, ada bus yang berangkat setiap 20 menit atau satu jam sekali. Jangan sampai terminal ini sepi,” tegas Wagub Seno Aji dalam keterangan resminya.
Seno Aji menekankan pentingnya menghidupkan kembali aktivitas terminal agar lebih ramai dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kutai Timur.
Wagub Kaltim juga meminta agar seluruh fasilitas di Terminal Sangatta dilengkapi sebelum diresmikan. Ia ingin memastikan bahwa masyarakat yang menggunakan layanan di terminal mendapatkan fasilitas yang memadai dan nyaman.
“Kita pastikan semua fasilitas lengkap dan berfungsi sebelum diresmikan. Jangan terburu-buru. Jika fasilitasnya sudah memadai, baru kita resmikan,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim untuk mempercepat proses sertifikasi dan penyelesaian administrasi aset-aset tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan semua proses administrasi dan legalitas aset daerah secara transparan dan tertib.
“Kami ingin semua aset yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltim dikelola secara profesional dan sesuai aturan. Tertib administrasi menjadi prioritas kami agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















