• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Macet Harian Yos Sudarso, Dishub Kutim Tata 20 Titik Jemput Karyawan

Suriadi Said by Suriadi Said
3 Mei 2026 | 00:36
Reading Time: 2 mins read
0
Macet Harian Yos Sudarso, Dishub Kutim Tata 20 Titik Jemput Karyawan

Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriansyah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KEMACETAN di Jalan Yos Sudarso, Sangatta, Kutai Timur (Kutim), bukan lagi kejadian sesekali. Setiap pagi dan sore, arus kendaraan menumpuk. Aktivitas jemput-antar karyawan perusahaan menjadi salah satu pemicunya. Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim menetapkan 20 titik resmi naik-turun penumpang sebagai langkah penataan.

Penetapan titik tersebut menyasar praktik lama yang selama ini terjadi: kendaraan berhenti sembarangan di badan atau bahu jalan untuk menurunkan karyawan. Di jam sibuk, kondisi ini mempersempit ruang gerak kendaraan lain di jalur yang juga berfungsi sebagai lintasan antarprovinsi.

PILIHAN REDAKSI

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

3 Mei 2026 | 00:44
Alamak! Kutim Baru Mulai Data Tenaga Kerja Lokal

Alamak! Kutim Baru Mulai Data Tenaga Kerja Lokal

1 Mei 2026 | 16:33

Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan kebijakan ini merupakan hasil kajian bersama antara Dishub, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan Satlantas Polres Kutim. Fokusnya pada identifikasi titik rawan kemacetan di sepanjang koridor utama Sangatta.

“Penentuan titik ini mengikuti arahan Kepala Dinas Poniso SR, dengan mempertimbangkan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan secara umum,” kata Masrianto menukil keterangan resminya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan, kemacetan di Yos Sudarso bukan hanya soal jumlah kendaraan. Ada pola perilaku yang ikut memperparah situasi. Mulai dari parkir di bahu jalan, kendaraan yang melawan arus, hingga putar balik di titik terlarang.

Kondisi tersebut membentuk “simpul macet” yang berulang setiap hari, terutama di area aktivitas perusahaan. Penataan titik jemput dinilai sebagai intervensi langsung pada salah satu sumber gangguan lalu lintas.

Namun, Dishub Kutim mengakui langkah ini belum menyentuh akar persoalan sepenuhnya. Jalan Yos Sudarso masih menanggung beban lalu lintas tinggi tanpa dukungan jalur alternatif yang memadai.

Karena itu, pemerintah daerah mulai mendorong solusi jangka panjang berupa pembangunan jalan baru dan jalan lingkar. Tujuannya membagi arus kendaraan agar tidak terpusat di satu koridor.

“Kalau jalur alternatif tersedia, distribusi kendaraan akan lebih merata. Beban di Yos Sudarso bisa berkurang signifikan,” ujar Masrianto.

Di sisi lain, efektivitas kebijakan ini juga bergantung pada disiplin pengguna jalan. Tanpa perubahan perilaku, titik resmi yang telah ditetapkan berpotensi diabaikan.

Untuk saat ini, Dishub menempatkan penataan titik jemput sebagai langkah paling cepat yang bisa dilakukan. Hasilnya akan terlihat dalam waktu dekat—apakah kemacetan harian di Yos Sudarso mulai terurai, atau tetap menjadi rutinitas warga Sangatta. [RE/DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Bus KaryawanDishub KutimKutai Timur
Previous Post

Gegara Cemburu, Suami di Samarinda Aniaya Istri Dua Kali

Next Post

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

BACA JUGA

Gegara Cemburu, Suami di Samarinda Aniaya Istri Dua Kali Suami di Kukar Pukul Istri dengan Asbak, Polisi Amankan Pelaku

Gegara Cemburu, Suami di Samarinda Aniaya Istri Dua Kali

3 Mei 2026 | 00:22
16 Persen Remaja di Kaltim Tidak Tamat SMA

16 Persen Remaja di Kaltim Tidak Tamat SMA

2 Mei 2026 | 23:32
Masih Ada Sekolah Rusak di Kaltim, Hetifah Minta Akses Pendidikan Dipercepat Sekolah Bisa Kekurangan Guru, DPR RI Soroti Ancaman Pensiun ASN di Bontang RUU Sisdiknas Disempurnakan: Fokus pada Guru, Kurikulum Adaptif, hingga Penguatan Pesantren

Masih Ada Sekolah Rusak di Kaltim, Hetifah Minta Akses Pendidikan Dipercepat

2 Mei 2026 | 23:21
Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam Sektor Pendidikan di Kaltim Kehilangan 22 Ribu Pekerja, Pertambangan Melesat

Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam

2 Mei 2026 | 23:10
Dua Jemaah Haji asal Samarinda dan Pekalongan Wafat di Madinah, Total jadi Tujuh Kuota Terbesar di Kaltim, 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas

Dua Jemaah Haji asal Samarinda dan Pekalongan Wafat di Madinah, Total jadi Tujuh

2 Mei 2026 | 23:01
Harga Material Naik, Proyek Penerangan Jalan di Samarinda Dikurangi Rp146 Miliar Disiapkan, Jalan-Jalan di Kaltim Bakal Lebih Terang di 2025 3 Ribu Titik LPJU bakal Dibangun di Kukar Tahun Ini

Harga Material Naik, Proyek Penerangan Jalan di Samarinda Dikurangi

2 Mei 2026 | 21:52
Next Post
Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Geram Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pangkep Bisa Dibayar lewat Dana BOS

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram

25 April 2026 | 22:45
Perempuan 26 Tahun Ditangkap Bawa Sabu di Bontang Baru

Perempuan 26 Tahun Ditangkap Bawa Sabu di Bontang Baru

29 April 2026 | 21:39
Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

26 April 2026 | 21:39
Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

1 Mei 2026 | 21:50
Pensiunan 57 Tahun di Balikpapan Diduga Cabuli Bocah TK, Begini Modusnya

Residivis Diduga Rudapaksa 6 Anak di Bontang, Korban Bisa Bertambah

28 April 2026 | 17:38

Terbaru

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

Erau Kutai Hidup Lagi di Kutim, Janji Bupati dan Harapan Ekonomi Daerah

3 Mei 2026 | 00:44
Macet Harian Yos Sudarso, Dishub Kutim Tata 20 Titik Jemput Karyawan

Macet Harian Yos Sudarso, Dishub Kutim Tata 20 Titik Jemput Karyawan

3 Mei 2026 | 00:36
Gegara Cemburu, Suami di Samarinda Aniaya Istri Dua Kali Suami di Kukar Pukul Istri dengan Asbak, Polisi Amankan Pelaku

Gegara Cemburu, Suami di Samarinda Aniaya Istri Dua Kali

3 Mei 2026 | 00:22
16 Persen Remaja di Kaltim Tidak Tamat SMA

16 Persen Remaja di Kaltim Tidak Tamat SMA

2 Mei 2026 | 23:32
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved