Pranala.co, SAMARINDA – Sebanyak 43 peserta mengikuti uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025–2028. Tes berlangsung di UPTD BKD Kaltim, Jalan Kartini, Samarinda, Sabtu (7/9/2025).
Ketua Tim Seleksi (Timsel), Muhammad Faisal, menyebutkan ada 55 orang yang mendaftar. Dari jumlah itu, 47 dinyatakan lolos tahap administrasi. Namun hanya 43 yang hadir mengikuti CAT. Empat lainnya adalah petahana, sehingga sesuai aturan tidak diwajibkan ikut tes.
“Peserta incumbent langsung masuk tahap uji kelayakan di DPRD Kaltim. Itu sesuai keputusan KPI Nomor 3 Tahun 2024,” jelas Faisal.
Dalam sesi pembukaan, Faisal menjelaskan mekanisme tes CAT. Setiap peserta harus menjawab 100 soal dalam waktu 100 menit.
“Soalnya tidak sulit, tapi juga tidak mudah. Kuncinya tenang, percaya diri, dan ikuti aturan,” ucapnya.
Hasil tes akan langsung muncul begitu peserta menekan tombol selesai. Meski begitu, rekap nilai resmi baru diumumkan Timsel pada keesokan hari.
“Kami sepakat, nilai tidak akan diubah. Ada ambang batas yang menentukan lulus atau tidak,” tegas Faisal.
Seleksi tidak berhenti di CAT. Peserta yang lolos akan lanjut ke tahap psikotes pada 15–16 September 2025. Setelah itu, ada sesi wawancara dengan Timsel sepekan kemudian.
Usai seluruh rangkaian seleksi, Timsel akan menyerahkan maksimal 21 nama ke DPRD Kaltim. Dari jumlah itu, Komisi I DPRD akan menggelar fit and proper test untuk menentukan 7 komisioner definitif dan 7 cadangan KPID Kaltim periode 2025–2028.
Faisal menutup dengan pesan sederhana. Ia mengingatkan agar peserta tetap fokus dan tenang saat menjalani tes.
“Berdoa sebelum mulai. Semoga berkah, dan semua bisa menyelesaikan dengan baik,” ujarnya. (RIL/PK)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami














