Pranala.co, BONTANG – Harapan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Bontang semakin nyata. Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, Rabu (17/9/2025) sore.
Tim dipimpin Noch Tiranduk Mallisa, Staf Kepresidenan, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bontang, Dasuki, bersama Dandim 0908 Bontang dan jajaran kepala dinas terkait. Kehadiran mereka menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dan daerah mewujudkan program pendidikan gratis ini.
Ada dua titik strategis yang dikunjungi. Pertama, Rusunawa Guntung sebagai calon Sekolah Rakyat Rintisan tahap awal. Kedua, lahan di Kelurahan Bontang Lestari yang diproyeksikan sebagai lokasi pembangunan sekolah permanen terpadu.
Noch Tiranduk Mallisa memberikan sinyal positif. Menurutnya, ketersediaan Rusunawa Guntung sebagai sekolah rintisan adalah syarat utama agar Bontang mendapat prioritas pembangunan sekolah permanen tahap pertama.
Anggaran Rp200 Miliar dari Pusat
Sekolah permanen yang akan dibangun nantinya bakal sepenuhnya didanai pemerintah pusat. Nilainya diperkirakan mencapai Rp200 miliar.
Sebelum itu, gedung Rusunawa Guntung yang tidak terpakai akan direnovasi. Rencananya, gedung tersebut menampung sekitar 100 siswa SMP dan SMA. Targetnya bisa mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.
Program Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi jalan keluar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin agar tak tertinggal dalam pendidikan.
“Sekolah Rakyat bukan hanya soal bangunan, tapi membangun masa depan anak-anak Bontang,” ujar Dasuki. (RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















