• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pengakuan Ayah Tersangka Remaja 19 Tahun Bawa Sabu 99 Gram di Bontang; Cuma Disuruh Ambil Paket

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Mei 2026 | 21:55
Reading Time: 2 mins read
0
Pengakuan Ayah Tersangka Remaja 19 Tahun Bawa Sabu 99 Gram di Bontang; Cuma Disuruh Ambil Paket

Ayah tersangka saat ditemui redaksi bersama BNN Kota Bontang di kediamannya, Rabu (20/5/2026). Foto: Fahrul/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DUA malam terakhir sebelum ditangkap polisi, MFI alias Faiz (19) masih ikut ronda kampung di kawasan Tanjung Laut Indah, Bontang. Remaja itu menggantikan ayahnya berjaga malam bersama warga. Namun Senin (18/5/2026) malam, hidupnya berubah drastis. Ia ditangkap polisi bersama dua pria lain dalam kasus sabu seberat 99 gram.

Kini, Faiz mendekam di tahanan Polres Bontang. Di tangannya, polisi menemukan paket sabu yang dibungkus lakban hitam. Di mata hukum, posisi itu sulit dibantah. Namun bagi keluarganya, Faiz bukan bandar, melainkan remaja yang terjebak karena terlalu mudah percaya pada teman.

PILIHAN REDAKSI

Kontrakan Penajam Digerebek, Polda Kaltim Temukan 5 Liters Cairan Sabu Jaringan Malaysia

Kontrakan Penajam Digerebek, Polda Kaltim Temukan 5 Liters Cairan Sabu Jaringan Malaysia

6 Juli 2026 | 21:46
Mengaku Dapat dari Gunung Bugis, Pria Botak di Balikpapan Ditangkap Bawa 2 Paket Sabu

Mengaku Dapat dari Gunung Bugis, Pria Botak di Balikpapan Ditangkap Bawa 2 Paket Sabu

3 Juli 2026 | 17:03

“Anak saya itu cuma disuruh ambil barang,” kata Abdul Hamid, ayah Faiz, saat ditemui Pranala.co di rumahnya, Rabu (20/5/2026).

Kasus ini bermula ketika polisi menangkap tiga orang di Gang Pesut 2, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Mereka masing-masing berinisial AS (23), MFI (19), dan GD (36). Dari operasi tersebut, aparat mengamankan sabu dengan berat hampir 100 gram—jumlah yang masuk kategori besar dalam perkara narkotika.

Di rumah sederhana keluarga itu, Hamid masih mencoba mencerna bagaimana anaknya bisa terseret kasus sebesar itu. Ia bercerita, sebelum ditangkap, Faiz menjalani hari seperti biasa. Tidak ada tanda mencurigakan. Pagi hari ia pulang setelah ronda malam. Beberapa jam kemudian, seorang teman datang mengajaknya keluar.

Menurut cerita yang diterima keluarga, Faiz awalnya hanya diminta membantu mengambil paket. Dalam perjalanan, motor yang dikendarainya sempat bermasalah karena aki lemah. Tak lama kemudian, kabar penangkapan datang.

“Saya datang, dia sudah ditahan. Katanya bawa barang,” ujar Hamid.

Faiz sempat mengaku mengira paket tersebut berisi susu. Namun belakangan ia mengetahui barang itu merupakan sabu milik orang lain. Pengakuan itu kini tidak banyak mengubah keadaan. Dalam kasus narkotika, siapa pun yang kedapatan membawa atau menguasai barang bukti tetap berpotensi dijerat pidana.

Hamid memahami posisi anaknya tidak mudah. Ia tidak membantah barang itu ditemukan di tangan Faiz. Karena itu, keluarga memilih mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Polisi bilang barang itu ada di tangan anak saya. Mau bilang bukan punya dia juga susah,” katanya.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Faiz dikenal sebagai remaja yang belum memiliki pekerjaan tetap. Ia sempat bekerja di bengkel dan kedai kopi, tetapi tidak bertahan lama. Sehari-hari, ia lebih sering membantu pekerjaan ringan seperti mengantar galon air dan tabung gas.

“Anaknya memang masih labil. Kadang kerja, kadang main,” kata Hamid.

Ia mengakui pergaulan menjadi titik yang paling sulit diawasi. Peringatan agar berhati-hati memilih teman, menurutnya, sudah sering diberikan. Namun kejadian itu tetap terjadi.

Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Sat Polairud Polres Bontang. Sementara itu, keluarga Faiz hanya bisa menunggu proses hukum berjalan, sambil berharap remaja 19 tahun itu mendapat kesempatan memperbaiki hidupnya. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Bertahun-tahun Terpisah Sungai, Warga Kampung di Pangkep Kini Punya Harapan Baru

Next Post

APBD Bontang Tertekan, Neni Pilih Tunda Proyek Fisik Demi Pendidikan

BACA JUGA

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

7 Juli 2026 | 18:30
Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp 290 Miliar, Terowongan Belum Lunas Ganti Rugi Terowongan Samarinda Belum Tuntas, Warga Tolak Rp9 Juta

Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp290 Miliar, Terowongan Belum Lunas

7 Juli 2026 | 17:35
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Next Post
APBD Bontang Tertekan, Neni Pilih Tunda Proyek Fisik Demi Pendidikan

APBD Bontang Tertekan, Neni Pilih Tunda Proyek Fisik Demi Pendidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

3 Juli 2026 | 16:43

Terbaru

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

8 Juli 2026 | 00:06
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved