PRANALA.co, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengingatkan pemerintah pusat agar tidak sembarangan memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi penopang utama pembangunan daerah.
“Kalau sampai DBH dipotong, itu jelas akan mengganggu jalannya pembangunan dan program-program kepala daerah di seluruh Indonesia,” tegas Rahmad saat ditemui di Balai Kota, Jumat (19/9).
Rahmad mengaku hingga kini Pemkot Balikpapan masih menunggu kepastian resmi dari Kementerian Keuangan. Kabar adanya kemungkinan pemotongan DBH, kata dia, baru sebatas isu tanpa dasar tertulis.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya kejelasan. “Sedikit saja naik, itu kabar baik. Tapi kalau dipotong, tentu sangat merugikan daerah,” ucapnya.
Menurut Rahmad, anggaran yang ada sekarang sebenarnya sudah mampu menopang program pembangunan. Namun, tambahan DBH akan menjadi dorongan besar bagi Balikpapan untuk mempercepat berbagai proyek strategis.
“Kalau ditambah, kita bersyukur. Tapi jangan sekali-kali dikurangi, karena itu menyangkut keberlangsungan pembangunan kota ini,” pungkasnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami








