Mahulu, PRANALA.CO – Suasana tenang di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mendadak gempar. Seorang pria, Markus Rambu (54), ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di belakang Gereja St. Petrus, Jumat (9/5/2025) pagi.
Penemuan ini bermula sekira pukul 09.15 WITA. Florianus Alui (49), seorang pegawai negeri sipil yang tinggal di rumah kontrakan tersebut, baru saja bangun tidur ketika matanya menangkap pemandangan yang tak biasa: sepasang kaki tergeletak di depan kamar. Ketika mendekat, Florianus menemukan Markus sudah tidak merespons.
Tak mau mengambil risiko, Florianus segera meminta bantuan tetangganya, Hermanus Bayo Lung. Mereka berdua langsung menghubungi pihak berwajib untuk melaporkan kejadian tersebut.
Tak lama berselang, tim dari Polres Mahakam Ulu bersama tenaga medis datang ke lokasi. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, Markus diduga meninggal dunia karena penyakit bawaan yang dideritanya,” jelas Kapolres Mahulu, AKBP Eko Alamsyah dalam keterangannya, Sabtu (10/5/2025).
Pihak keluarga korban, yang sudah dihubungi, menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi. Mereka meminta agar jenazah Markus segera dipulangkan ke Tering, kampung halaman mereka.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi liar atas kejadian ini. Kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur demi memastikan tidak ada unsur lain di balik meninggalnya Markus.
Jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit GSM untuk dilakukan visum et repertum sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman.
Kasus ini kini dalam tahap pendalaman oleh Polres Mahulu. [ID/RIL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















