PERSIBA Balikpapan gagal menutup Championship 2025/2026 dengan hasil positif setelah kalah dramatis 1-2 dari Deltras FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (3/5/2026), akibat gol pada masa injury time.
Tim tamu sebenarnya memulai laga dengan efektif. Baru empat menit berjalan, Persiba sudah membuka keunggulan melalui Bryan Cesar Ramadhan yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol cepat itu sempat memberi kendali permainan bagi Persiba di awal pertandingan.
Setelah unggul, Persiba lebih banyak menunggu dan mengandalkan transisi cepat. Strategi itu cukup efektif meredam tekanan Deltras sepanjang babak pertama, meski tuan rumah terus mencoba membongkar pertahanan lewat sisi lapangan.
Beberapa ancaman berhasil diredam, termasuk peluang bola mati Deltras yang membentur mistar pada menit ke-27. Persiba juga diuntungkan dengan keputusan wasit yang menganulir gol Neville Mbanwei Tegek empat menit berselang. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan terhadap Persiba meningkat. Deltras tampil lebih agresif, memaksa lini belakang Persiba bekerja lebih keras. Intensitas serangan yang terus meningkat akhirnya berbuah gol penyeimbang pada menit ke-68 melalui Shulton Fajar.
Gol tersebut mengubah ritme pertandingan. Persiba mulai kehilangan kontrol permainan dan lebih sering tertekan, meski masih sempat menciptakan peluang lewat serangan balik yang berpotensi membahayakan.
Upaya mempertahankan hasil imbang tidak bertahan hingga akhir. Pada masa injury time, lini pertahanan Persiba gagal mengantisipasi serangan terakhir Deltras. Martinus Novianto mencetak gol penentu yang membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Hasil ini membuat Persiba menutup musim dengan kekalahan, meski sempat berada di jalur kemenangan sejak awal laga. Kekalahan di menit akhir menjadi catatan evaluasi, terutama dalam menjaga konsistensi permainan hingga peluit panjang dibunyikan. [RED]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















