RATUSAN warga memadati Lamin Makodim 0908/Bontang, Jalan Awang Long, Sabtu (2/5/2026), saat Turnamen Domino Dandim Cup I 2026 resmi dibuka. Ajang ini tak sekadar kompetisi, tetapi menandai upaya mengangkat domino dari permainan santai menjadi olahraga prestasi di Bontang.
Peserta datang dari beragam latar belakang, menciptakan suasana kompetitif sekaligus akrab. Di meja-meja permainan, ketegangan berpadu dengan canda, memperlihatkan bagaimana domino tetap hidup sebagai bagian dari keseharian masyarakat.
Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Bontang, Fahruddin Ismail, menegaskan turnamen ini diarahkan untuk membangun citra domino sebagai olahraga yang terukur dan bermartabat. Menurut dia, kompetisi menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan standar permainan yang lebih profesional.
“Domino bukan sekadar hiburan. Ada aspek strategi, konsentrasi, dan sportivitas yang bisa dikembangkan menjadi prestasi,” ujarnya.
Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah menyebut kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial. Ia menekankan pentingnya ruang interaksi yang sehat di tengah masyarakat.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana komunikasi sosial untuk mempererat kebersamaan,” kata Ardiansyah, seraya mengingatkan peserta menjaga kejujuran dan ketertiban selama pertandingan.
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, yang membuka turnamen, melihat potensi domino sebagai cabang yang bisa melahirkan atlet daerah. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan agar pembinaan tidak berhenti di satu momentum.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menilai permainan rakyat seperti domino masih relevan sebagai perekat sosial di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Menurut dia, ruang berkumpul yang sehat menjadi kebutuhan penting di perkotaan. [RIL/IR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















