• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pengecoran Jalan Malah Berbuah Banjir

Suriadi Said by Suriadi Said
27 September 2021 | 10:04
Reading Time: 3 mins read
0
Pengecoran Jalan Malah Berbuah Banjir

DPRD dan Pemkot Bontang meninjau langsung kondisi pengecoran jalan di kawasan Stadion Sepak Bola Tanjung Laut (Belakang Gedung Aini Rasyifa), Bontang Selatan, Kalimantan Timur, Senin (27/9). -Foto-foto: Romi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, pranala.co – Pengecoran jalan di kawasan Stadion Sepak Bola Tanjung Laut (Belakang Gedung Aini Rasyifa),  Bontang Selatan, Kalimantan Timur, justru dikeluhkan warga. Bukannya menjadi solusi akses keluar masuk, paket proyek dari provinsi itu justru menambah polemik baru.

Warga sekitar curhat. Sejak proyek itu berjalan 2019 lalu hingga kini sudah rampung, mereka sudah dua kali kebanjiran. Pertama saat proses pengerjaan, kedua kalinya terjadi baru-baru ini.

PILIHAN REDAKSI

Proyek Danau Kanaan Batal, Pengendalian Banjir di Bontang Tetap Jalan Pengadaan Lahan Kolam Depresi Kanaan Ditarget Tahun Ini, Dikucur Rp2,3 M dari APBD

Proyek Danau Kanaan Batal, Pengendalian Banjir di Bontang Tetap Jalan

16 Mei 2026 | 16:34
Joni atau Awin bakal Duduki Kursi Wakil Ketua DPRD Bontang

Joni atau Awin bakal Duduki Kursi Wakil Ketua DPRD Bontang

14 Mei 2026 | 14:06

“Selama ada semenisasi kami justru menderita,” kata salah satu warga RT 24 Tanjung Laut Indah , Erwin Razak kepada rombongan Legislatif dan Eksekutif yang meninjau langsung kawasan itu. Senin (27/9).

Saat banjir masuk, mereka harus mulai memindahkan barang-barang ke tempat lebih tinggi. Apalagi saat banjir masuk secara tiba-tiba pada malam hari. Razak mengatakan, sebelum pengecoran, mereka belum pernah mengalami hal itu. Bahkan setelah tinggal di kawasan perbatasan Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Berebas Tengah itu dengan waktu yang cukup lama. Sekira 7 tahun.

Senada dengan Razak, Nurmi (35) Warga RT 55 Kelurahan Berebas Tengah juga merasakan hal sama. Rumahnya berada di dalam gang, dengan kondisi dataran yang cukup rendah dibandingkan rumah lainnya. Saat banjir masuk, tingginya bahkan hampir sepaha orang dewasa. Tak heran, karena menurut warga sekitar di jalanan utama dalam gang saja, banjirnya sudah mencapai betis. Sementara rumah Nurmi lebih rendah dari jalanan utama itu.

Nurmi bercerita, karena banjir itu ia bahkan hampir tertimpa bala. Tepatnya saat banjir air rob yang terjadi baru-baru ini. Kata Nurmi kejadiannya malam hari, saat semua keluarganya terlelap tidur. Air masuk secara tiba-tiba langsung memenuhi penjuru rumah. Beruntung suaminya tersadar dan langsung membangunkan penghuni rumah.

“Hampir mati saya, soalnya colokan (stopkontak) itu di bawah ranjang,” ujar Nurmi.

Bukan hanya itu, air yang masuk pun termasuk kotor. Dari pantauan media ini, kawasan itu memang masih rawa-rawa. Jalan yang di cor berada di sekitar stadion. Jalan itu merupakan akses masuk menuju pemukiman warga yang masih rawa-rawa itu. Meskipun pengecoran tidak menyeluruh hingga masuk ke dalam kawasan pemukiman.

Akses jalan mereka hanya menggunakan jembatan ulin. Rumah warga pun dominan berumah kayu panggung, yang berada di atas rawa-rawa itu. Meski sedang surut, terlihat genangan air yang cukup kotor masih tinggal di bawah rumah-rumah warga.

Sebenarnya jika diamati, sumber utamanya bukan hanya pengecoran itu. Sampah plastik memang terlihat dimana-mana. Hal itu pun diakui warga. Kata mereka kepedulian buang sampah pada tempatnya juga masih menjadi persoalan.

Akhirnya saat air pasang, atau hujan lebat, air yang mengalir harusnya bisa langsung ke pembuangan air yang cukup besar di bawah jembatan Aini Rasyifa. Namun, karena sampah-sampah yang terbawa dari hulu sungai tertahan di kolong-kolong jalan yang dicor.

Kata Ratna (34) sampah yang ada diparit-parit tak hanya berasa dari warga yang bermukim di kawasan itu. Juga melainkan sampah dari pemukiman tembusan jalan itu, (arah Lengkol).

“Jadi bukan cuma warga sini. Masih ada juga dari atas sana yang buang sampah di parit,” ujarnya.

Selain itu, saluran air yang juga menjadi perbatasan Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Berebas Tengah, kiri kanannya diberikan turap dengan hanya menggunakan pipa berdiameter sekitar 10-20 cm di sela-sela dinding turap. Sehingga air yang masuk ke bawah kolong warga, saat air pasang atau hujan lebat, akan sulit untuk mengalir ke pembuangan air utama.

Untuk persoalan ini, memang sudah menjadi perhatian. Komisi III DPRD Bontang pun, sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi. Juga pihak pemerintahan seperti asisten Asisten II Pemkot Bontang, Pihak Kelurahan dan Kecamatan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina meminta hal ini segera ditindak lanjuti. Ia meminta agar ada solusi alternatif yang bisa dihadirkan oleh pemerintah. Pasalnya, tak mungkin ada pembongkaran infrastruktur yang sudah jadi. Belum lagi pengecoran itu juga membuat akses jalan jauh lebih mudah.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar pemerintah kembali menghubungi kontraktor yang bertanggungjawab. Ia menduga masih ada sisa pengerjaan yang belum rampung.

jalan cor1
DPRD dan Pemkot Bontang meninjau langsung kondisi pengecoran jalan di kawasan Stadion Sepak Bola Tanjung Laut (Belakang Gedung Aini Rasyifa), Bontang Selatan, Kalimantan Timur, Senin (27/9). -Foto-foto: Romi

“Saya yakin masih ada sisa kayu di bawah pengecoran itu. Mereka (kontraktor) harus selesaikan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang Karel meminta agar ada usulan anggaran baru di perubahan nanti terkait hal ini.

Peruntukkannya, untuk mengangkat sedimentasi dan sampah yang ada di wilayah saluran air. Selain itu ia juga menilai ada faktor alam yang terlibat. Yaitu adanya pendangkalan di hilir sungai dijalur pembuangan air menuju Sungai.

“Kita bisa bikin semacam drainase kanal. Supaya sedimentasinya ditahan dan air bisa mengalir lancar,” jelasnya.

Hal itu juga disetujui oleh  Ketua RT 55, Dermawan Darma. Dari pengamatannya, saat banjir di kawasan warga, ujung cor-coran yang di bawahnya merupakan saluran, justru tidak dialiri air. Artinya terdapat sampah yang menyumbat atau ada benda lain yang menghambat saluran ini.

“Kalau enggak dibongkar ya solusinya ditinggikan pak,” ucapnya.

Terakhir, Asisten III Pemkot Bontang, Zulkifli berpendapat hal ini harus secepatnya diselesaikan. Menurutnya seluruh pihak berperan penting menjaga yang telah diberikan oleh pihak provinsi. Yaitu paketan infrastruktur Stadion Sepak Bola Tanjung Laut Indah dan Infrastruktur jalan.

“Setelah diperbaiki nanti, kita minta juga masyarakat agar menjaga lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, ” tandasnya. **

 

 

Penulis : Romi Ali Darmawan

Tags: Banjir BontangDPRD Bontang
Previous Post

Cegah Radikalisme, Polres Bontang Sasar Ojol

Next Post

Narkoba Lagi, 30,01 Gram Sabu Milik Warga Guntung Gagal Edar

BACA JUGA

Siswi SD Bontang Hadiahkan Puisi "Bocah Gesit Berbenah" untuk Wali Kota Neni

Siswi SD Bontang Hadiahkan Puisi “Bocah Gesit Berbenah” untuk Wali Kota Neni

21 Mei 2026 | 09:26
Dua Malam Ikut Ronda, Besoknya Remaja 19 Tahun Bontang Ditangkap Kasus Sabu

Dua Malam Ikut Ronda, Besoknya Remaja 19 Tahun Bontang Ditangkap Kasus Sabu

21 Mei 2026 | 08:27
Guyonan Bahlil ke Gubernur Kaltim: Pejabat Enggak Viral Enggak Top

Guyonan Bahlil ke Gubernur Kaltim: Pejabat Enggak Viral Enggak Top

21 Mei 2026 | 08:09
Cerita Nelayan Bontang yang Dikira Hilang, Bertahan di Laut karena Tangakapan Ikan Sedikit

Cerita Nelayan Bontang yang Dikira Hilang, Bertahan di Laut karena Tangakapan Ikan Sedikit

21 Mei 2026 | 00:27
Sindikat Sabu 92 Kg Digulung di Kaltim, Jalur Peredaran Diduga Sampai Jawa

Sindikat Sabu 92 Kg Digulung di Kaltim, Jalur Peredaran Diduga Sampai Jawa

21 Mei 2026 | 00:10
APBD Bontang Tertekan, Neni Pilih Tunda Proyek Fisik Demi Pendidikan

APBD Bontang Tertekan, Neni Pilih Tunda Proyek Fisik Demi Pendidikan

20 Mei 2026 | 23:30
Next Post
Narkoba Lagi, 30,01 Gram Sabu Milik Warga Guntung Gagal Edar

Narkoba Lagi, 30,01 Gram Sabu Milik Warga Guntung Gagal Edar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

16 Mei 2026 | 20:01
VIDEO: Pekerja Lokal Dirumahkan, Massa Datangi Pama hingga Kantor Bupati Kutim BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

20 Mei 2026 | 10:16
Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

19 Mei 2026 | 00:23
Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan Duh! ASN Bontang Nongkrong di Kafe saat Jam Kerja

Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan

19 Mei 2026 | 11:38

Terbaru

Siswi SD Bontang Hadiahkan Puisi "Bocah Gesit Berbenah" untuk Wali Kota Neni

Siswi SD Bontang Hadiahkan Puisi “Bocah Gesit Berbenah” untuk Wali Kota Neni

21 Mei 2026 | 09:26
Dua Malam Ikut Ronda, Besoknya Remaja 19 Tahun Bontang Ditangkap Kasus Sabu

Dua Malam Ikut Ronda, Besoknya Remaja 19 Tahun Bontang Ditangkap Kasus Sabu

21 Mei 2026 | 08:27
Guyonan Bahlil ke Gubernur Kaltim: Pejabat Enggak Viral Enggak Top

Guyonan Bahlil ke Gubernur Kaltim: Pejabat Enggak Viral Enggak Top

21 Mei 2026 | 08:09
Ekonomi Kaltim Dinilai Masih Rapuh Meski Surplus Perdagangan Capai Triliunan Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat Ekonomi Kalimantan Timur Tumbuh Tertinggi dalam Satu Dekade

Ekonomi Kaltim Dinilai Masih Rapuh Meski Surplus Perdagangan Capai Triliunan

21 Mei 2026 | 07:58
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

news-1701
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

cuaca 638000001

cuaca 638000002

cuaca 638000003

cuaca 638000004

cuaca 638000005

cuaca 638000006

cuaca 638000007

cuaca 638000008

cuaca 638000009

cuaca 638000010

cuaca 638000011

cuaca 638000012

cuaca 638000013

cuaca 638000014

cuaca 638000015

cuaca 638000016

cuaca 638000017

cuaca 638000018

cuaca 638000019

cuaca 638000020

news-1701