BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menggelar rapat paripurna hari ini untuk mengumumkan pencapaian luar biasa dalam penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.
Menurut laporan yang disampaikan oleh Wali Kota Bontang, Basri, hari ini, pendapatan daerah Kota Bontang pada tahun lalu berhasil melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dari target awal sebesar Rp2,16 triliun, pendapatan daerah berhasil direalisasikan hingga mencapai Rp2,44 triliun, atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 113,30 persen.
Capaian ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang juga menunjukkan kinerja gemilang dengan mencapai 127,07 persen dari target yang ditetapkan. PAD yang berasal dari berbagai sumber seperti pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, turut berperan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik yang lebih baik di Kota Bontang.
“Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Bontang, belanja daerah pada tahun 2023 terfokus pada penataan infrastruktur dan sarana layanan publik,” ungkap Basri dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh anggota DPRD Bontang.
Meskipun terdapat capaian yang luar biasa pada pendapatan daerah, belanja daerah pada tahun 2023 mengalami penurunan realisasi dibandingkan dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan.
Dari alokasi Rp2,53 triliun, belanja daerah berhasil direalisasikan sebesar Rp2,21 triliun, atau mencatatkan capaian sebesar 87,45 persen. Meskipun demikian, pengelolaan anggaran yang hati-hati tetap menjadi fokus utama untuk mencapai keseimbangan yang optimal antara pendapatan dan pengeluaran daerah.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyambut baik hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) yang menunjukkan ketaatan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengeluaran anggaran demi kepentingan masyarakat Kota Bontang,” tegas politisi Golkar itu. (ADS/DPRD BONTANG)


















Comments 2