Pranala.co, KUKAR – Nasib tragis menimpa seorang pekerja harian lepas di area tambang batu bara PT KAI di Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).
Pria berinisial LI (40), warga Batu Majang, Mahakam Ulu, ditemukan tewas dengan luka parah di kepala usai diduga tertimpa dahan pohon, Rabu (11/6/2025).
Peristiwa nahas ini terjadi saat korban sedang melakukan aktivitas penebangan pohon di area PIT 3, tepatnya di KM 21 Pit FSP Selatan. Korban saat itu bekerja bersama rekannya atas permintaan seorang karyawan PT KAI.
Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto menjelaskan, korban dan rekannya awalnya datang ke lokasi atas perintah pribadi seorang karyawan perusahaan. Sesampainya di lokasi, rekan korban sempat meninggalkan tempat untuk membeli peralatan tambahan. Sementara korban tetap melanjutkan pekerjaan.
“Saat rekannya kembali, korban sudah ditemukan dalam kondisi luka parah di kepala. Dugaan awal, korban tertimpa dahan pohon,” terang Iptu Aldino, Kamis (12/6/2025).
Sayangnya, karena luka parah dan kehilangan banyak darah, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tim safety perusahaan yang datang hanya bisa memastikan kondisi korban sebelum evakuasi dilakukan.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui korban dan rekannya tidak memiliki kontrak kerja resmi maupun surat perintah kerja dari PT KAI. Mereka hanya bekerja berdasarkan perintah lisan dari salah satu karyawan perusahaan tersebut.
“Korban ini statusnya tenaga harian lepas. Tidak ada kontrak tertulis ataupun surat tugas resmi,” tambah Kapolsek.
Hal ini menjadi perhatian khusus aparat. Dugaan kelalaian dalam sistem keselamatan kerja kini tengah diselidiki lebih lanjut pihak kepolisian.
Penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, seperti mesin sinso, alat kikir, dan helm keselamatan yang digunakan korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.
“Kami fokus pada pengungkapan kronologi serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian pihak terkait,” tegas Iptu Aldino. (DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















