Pranala.co, SAMARINDA – Manajemen Big Mall Samarinda menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan operasional pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tepian pasca-kebakaran yang terjadi Selasa dini hari, 3 Juni 2025.
Meski belum bisa masuk ke lokasi terdampak, proses pemulihan sudah mulai disiapkan secara bertahap. Semua dilakukan sambil menunggu evaluasi dan izin resmi dari pihak berwenang.
General Manager Big Mall Samarinda, Tumpal M.P. Silalahi, menjelaskan bahwa hingga Jumat (6/6), pihaknya belum diizinkan memasuki area terdampak. Lokasi tersebut masih dalam pengamanan dan investigasi aparat kepolisian dan tim ahli.
“Kami menghormati semua proses investigasi demi keselamatan bersama. Kami akan mengambil langkah teknis setelah ada izin resmi,” ujarnya.
Setelah area dinyatakan aman, manajemen akan menghadirkan konsultan profesional untuk mengevaluasi struktur bangunan dan sistem kelistrikan.
“Kami melibatkan konsultan struktur dan elektrikal. Semua harus sesuai standar keamanan,” kata Tumpal.
Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Baik untuk pengunjung, penyewa, maupun seluruh karyawan.
Tumpal mengakui bahwa ratusan karyawan toko terdampak secara ekonomi akibat berhentinya operasional mal. Karena itu, manajemen berkomitmen memulihkan aktivitas secepat mungkin.
“Kami berpacu dengan waktu, tapi tetap mengutamakan keselamatan. Banyak pekerja yang menggantungkan hidupnya di sini,” ucapnya.
Manajemen Big Mall juga mengucapkan terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah membantu dalam penanganan kebakaran. Mulai dari petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, hingga relawan.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Ini menjadi momentum bagi kami untuk bangkit lebih baik,” tuturnya.
Tumpal memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan berjalan lancar. Manajemen berharap Big Mall bisa kembali hadir dengan wajah baru yang lebih aman dan nyaman.
“Insya Allah, ke depan Big Mall akan lebih siap dalam segala hal. Mohon dukungan semua pihak,” harapnya. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















Comments 2