Menu

Mode Gelap
Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas

Samarinda · 21 Mar 2021 20:19 WITA ·

Parade Barong Nusantara Dipastikan Absen, HUT Paguyuban Kediri Bontang Digelar Sederhana


 Parade Barong Nusantara tingkat Kalimantan Timur di Lapangan Parikesit, Bontang. [TANGKAPAN LAYAR @IroelCeperChannelYoutube]
Perbesar

Parade Barong Nusantara tingkat Kalimantan Timur di Lapangan Parikesit, Bontang. [TANGKAPAN LAYAR @IroelCeperChannelYoutube]

PRANALA.CO – Hari lahir Paguyuban Warga Kediri (PWK) Kota Bontang, Kalimantan Timur, jatuh pada 27 Maret 2021. Namun, karena pandemi Covid-19, perayaannya pun akan digelar sederhana, tidak seperti tahun sebelumnya meriah.

Kesenian tradisional khas Jawa Timur, seperti kuda lumping atau jaranan khususnya seni barongan yang menjadi tontonan masyarakat paling ditunggu juga absen tahun ini. Padahal, penampilan kesenian daerah melalui Parade Barong Nusantara sempat sukses digelar beberapa waktu lalu di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikan, Ketua Umum PWK Bontang, Suyono saat ditemui pada rapat koordinasi rencana perayaan HUT ke-23 PWK. Kata Suyono, musababnya masih ketat perolehan izin pelaksanakan kegiatan yang bisa mengundang kerumunan warga. Meski penyebaran Covid-19 di Bontang sudah melandai.

“HUT ke-23 ini, kami tidak merayakan besar-besaran seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini nanti rencananya salawatan bersama MSB dan Majelis Taklim Mushola Ma’rifatullah Teluk Pandan,” katanya.

Selain itu, pada Sabtu, 27 Maret 2021 nanti PWK Bontang hanya akan menyuguhkan 23 tumpeng sebagai jamuan santapan. Berbeda pada perayaan 2019 lalu yang mampu menghadirkan hingga mencapai 221 tumpeng.

Lagi-lagi, Suyono menjelaskan jika situasi masih belum memadai untuk mengadakan kegiatan yang menarik animo masyarakat sangat banyak itu. Kondusifitas cukup menjadi landasan dasarnya. Dikarenakan, Seni Barongan pastinya akan mengundang partisipan warga Kediri yang berdomisili di Bontang dan sekitar maupun masyarakat luas ingin menyaksikan.

“Sebab, Kirab Barong pernah kami lakukan mulai dari Ramayana Bontang, Polsek Bontang Utara sampai menuju Lapangan Parikesit, Maret 2019 lalu. Tapi pada 2020 enggak dilaksanakan karena Covid-19,” tegasnya.

 

[win]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam

26 Mei 2022 - 15:19 WITA

IMG 20220526 191708

Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu

26 Mei 2022 - 10:17 WITA

IMG 20220526 105838

Selamat! Pelajar Bontang dan Samarinda Lolos Paskibraka Nasional 2022

26 Mei 2022 - 08:47 WITA

IMG 20220526 090451

Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang

26 Mei 2022 - 01:16 WITA

IMG 20220526 005848

Bengkel hingga Warung Kelontong Samarinda Terbakar saat Pagi Buta

25 Mei 2022 - 10:16 WITA

IMG 20220525 121525

Rekomendasi Rental Mobil di Samarinda yang Tarifnya Tidak Bikin Kantong Bolong

25 Mei 2022 - 07:42 WITA

IMG 20220525 080346
Trending di Samarinda