MAHASISWA asal Bontang kini punya peluang lebih besar mendapatkan bantuan biaya kuliah dari pemerintah daerah. Pemkot Bontang resmi membuka pendaftaran bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2026 dengan salah satu perubahan paling mencolok: syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jalur luar daerah diturunkan menjadi minimal 3,00.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 6 Tahun 2026 dan mulai berlaku pada proses pendaftaran yang dibuka sejak 11 Mei hingga 10 Juni 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman e-beasiswa.bontangkota.go.id.
Penurunan batas IPK menjadi perhatian karena selama ini banyak mahasiswa kesulitan mempertahankan nilai tinggi di tengah tekanan biaya hidup dan kuliah di luar daerah. Dengan syarat baru tersebut, ruang penerima bantuan dinilai menjadi lebih luas, terutama bagi mahasiswa semester akhir dan perantau.
Namun di sisi lain, Pemkot Bontang juga memperketat pengawasan penerima bantuan. Mahasiswa yang terbukti memberikan data palsu atau menerima beasiswa ganda diwajibkan mengembalikan seluruh dana bantuan ke kas daerah secara sekaligus.
“Bantuan pendidikan harus tepat sasaran dan diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar memenuhi ketentuan,” demikian poin penegasan dalam aturan terbaru tersebut.
Program bantuan UKT Bontang tahun ini mencakup beberapa skema, mulai bantuan kuliah luar daerah, pendidikan jarak jauh atau hybrid, hingga jalur afirmasi. Jalur afirmasi diberikan khusus kepada keluarga miskin, penyandang disabilitas, tenaga kesehatan, dan hafiz Alquran 30 juz.
Pemkot Bontang juga menetapkan syarat domisili yang cukup ketat. Pendaftar wajib memiliki KTP Bontang dan tinggal di kota tersebut minimal tiga tahun sebelum batas akhir pengajuan. Selain itu, mahasiswa harus melampirkan surat aktif kuliah dan surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari lembaga lain.
Adapun masa pendanaan bantuan dibatasi maksimal delapan semester untuk jenjang D4 dan sarjana, serta enam semester bagi mahasiswa D3.
Pemkot Bontang meminta seluruh peserta mengajukan dokumen secara jujur agar program Bontang Pintar berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari. [RE]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















