Pranala.co, BALIKPAPAN —Kodam VI/Mulawarman menampilkan pendekatan yang lebih terbuka melalui penyelenggaraan pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam rangkaian HUT ke-67 di halaman Markas Kodam VI/MLW Balikpapan.
Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Darat berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat keterlibatan generasi muda dalam memahami peran dan fungsi pertahanan negara.
Bukan sekadar ajang unjuk kekuatan militer, pameran ini menjadi ruang edukasi yang mengundang perhatian baik pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Kapendam VI/MLW Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo mengatakan, dalam pameran ini masyarakat dapat melihat langsung berbagai kendaraan taktis, senjata, dan perlengkapan tempur.
Menurutnya, mereka yang datang dan melihat secara langsung juga mendapatkan penjelasan dari para prajurit, mengenai alutsista.
“Fokus utama kami sebenarnya untuk adik-adik pelajar. Mereka ini generasi penerus, dan kami ingin menanamkan rasa cinta Tanah Air dan siapa tau nantinya bisa bergabung dengan TNI AD,” ujar Gatot, Kamis (17/7).
Pameran ini juga menampilkan alutsista unggulan, termasuk buatan dalam negeri seperti tank Lembuswana dan panser Anoa produksi PT Pindad.
Lanjut, kesempatan untuk menyentuh dan mengetahui peralatan militer menjadi pengalaman berkesan, terutama bagi mereka yang selama ini hanya mengenal TNI lewat layar kaca.
Gatot menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari membangun kepercayaan dan kedekatan antara TNI dan rakyat.
“Kami ingin generasi muda memahami peran TNI secara utuh, dan bangga terhadap produk pertahanan dalam negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Peralatan Kodam VI/MLW Kolonel Cpl Antoni Pandapotan Sinaga menambahkan bahwa pameran ini juga bagian dari strategi pembinaan teritorial yang terus dikembangkan.
“Ini momen untuk mempererat sinergi. Masyarakat mengenal kami, dan kami juga belajar dari masyarakat, termasuk dari kalangan akademik,” ujar Kolonel Antoni.
Sementara itu, upaya modernisasi dan efisiensi terus dilakukan TNI AD, salah satunya dengan mengadopsi teknologi ramah lingkungan untuk mendukung tugas prajurit di lapangan.
Dalam pameran alutsista Kodam VI/Mulawarman, sejumlah inovasi menarik diperkenalkan, termasuk motor trail listrik dan alat charger bertenaga surya buatan PT Len Industri (Persero).
Letnan II Cpl Tony Mahendra menerangkan bahwa perangkat ini dirancang khusus agar prajurit tetap dapat menjalankan tugas, terutama di wilayah yang belum terjangkau aliran listrik.
Panel surya berdaya 600 watt mampu menyimpan energi ke dalam dua baterai dengan total kapasitas 2,4 kW, cukup untuk penerangan hingga 100 jam atau mengisi ulang peralatan komunikasi yang vital dalam operasi.
Sementara itu, motor listrik yang turut dipamerkan memiliki daya jelajah sekitar 60 kilometer. Kendaraan ini ideal untuk medan ringan hingga sedang, seperti area latihan atau jalur berlumpur.
“Kami terus mendorong inovasi berbasis kebutuhan prajurit di lapangan, sekaligus mendukung transisi ke teknologi yang lebih ramah lingkungan,” jelas Tony.
Selain pameran alutsista, peringatan HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman ini turut dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah, pengobatan gratis, penanaman mangrove, anjangsana ke para veteran, hingga penyelenggaraan Mulawarman Fest sebagai bentuk hiburan dan kebersamaan bersama masyarakat.
[SR]

















