PROGRAM jaringan gas rumah tangga (jargas) gratis di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mendadak jadi perbincangan warga. Penyebabnya, muncul kabar adanya permintaan uang Rp500 ribu kepada calon pelanggan dengan alasan biaya administrasi pemasangan.
Informasi itu cepat menyebar dari mulut ke mulut. Di tengah gencarnya sosialisasi bahwa pemasangan jargas gratis, kabar pungutan tersebut memunculkan tanda tanya baru di masyarakat: apakah benar warga harus membayar untuk mendapatkan sambungan gas rumah tangga?
Salah satu nama yang ikut terseret dalam isu itu adalah Gunawan, warga RT 55, Bontang Selatan. Namun setelah dilakukan klarifikasi, uang yang disebut diminta oknum pekerja ternyata belum sempat diberikan.
Construction Manager PT Noorel Idea, Mulya Munir, mengatakan pihaknya langsung menemui Gunawan untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat.
“Kami sudah berdiskusi langsung dengan Pak Gunawan. Syukurnya uang itu belum diberikan,” ujar Mulya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Mulya, dugaan pungli itu diduga bermula dari miskomunikasi di lapangan. Saat petugas datang, pemilik rumah disebut tidak berada di tempat sehingga informasi disampaikan melalui ketua RT setempat.
Di sisi lain, proses pemasangan di rumah Gunawan memang sempat mengalami kendala. Jarak rumah menuju pipa induk disebut mencapai sekitar 50 meter dan jalurnya harus melewati lahan lain. Kondisi itu membuat pemasangan tertunda cukup lama.

“Petugas juga sempat kesulitan bertemu pemilik rumah saat survei. Sekarang masalah lahannya sudah selesai karena ternyata masih milik keluarga,” katanya.
Mulya menegaskan program jargas yang dikerjakan pihaknya sepenuhnya gratis karena merupakan program pemerintah melalui Kementerian ESDM. Warga disebut tidak dikenakan biaya apapun, mulai dari sambungan rumah hingga kompor gas.
“Dari awal sampai akhir gratis. Tidak ada biaya sama sekali, termasuk kompor juga diberikan tanpa biaya,” tegasnya.
Saat ini, PT Noorel Idea tengah mengerjakan 10.553 sambungan rumah jargas di Bontang dengan target penyelesaian pada Juli 2026. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















