• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Inflasi di Kaltim Alami Penurunan, Kelompok Makanan hingga Perawatan Pribadi Penyumbang Utama

Suriadi Said by Suriadi Said
3 Juni 2024 | 15:37
Reading Time: 2 mins read
0
Inflasi di Kaltim Alami Penurunan, Kelompok Makanan, hingga Perawatan Pribadi Penyumbang Utama

Tingkat inflasi tahunan (Year on Year/y-on-y) di Kalimantan Timur (Kaltim) selama kurun Mei 2024 tercatat sebesar 3,29 persen.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Tingkat inflasi tahunan (Year on Year/y-on-y) di Kalimantan Timur (Kaltim) selama kurun Mei 2024 tercatat sebesar 3,29 persen. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Tingkat inflasi Mei 2024 lebih rendah dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” jelas Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana dalam keterangan resminya, Senin, 3 Juni 2024.

PILIHAN REDAKSI

Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

6 Juli 2026 | 16:55
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13

Lalu, untuk tiga kelompok penyumbang utama andil inflasi Mei 2024, antara lain; kelompok makanan 6,92 persen, kelompok transportasi mengalami peningkatan harga 4,22 persen dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mengalami inflasi 3,73 persen.

Sementara, kelompok lainnya seperti pakaian dan alas kaki sebesar 1,95 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,61 persen, kelompok kesehatan sebesar 4,82 persen.

Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,38 persen, kelompok pendidikan sebesar 1,03 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,16 persen.

Sebaliknya, terdapat dua kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,36 persen serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,32 persen.

Sementara komoditas yang menjadi penyumbang inflasi adalah beras, angkutan udara, emas perhiasan, tomat, tarif rumah sakit serta bawang merah.

Pada inflasi antar wilayah cakupan IHK Mei 2024 tertinggi terjadi di Berau sebesar 3,76 persen, Samarinda 3,34 persen, dan Balikpapan 3,13 persen. Lalu, terendah terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 3,06 persen dengan IHK sebesar 107,68.

Pengertian Inflasi

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lainnya. Kebalikan dari inflasi disebut deflasi.

Perhitungan inflasi dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia. BPS melakukan survei untuk mengumpulkan data harga dari berbagai macam barang dan jasa yang dianggap mewakili belanja konsumsi masyarakat. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung tingkat inflasi dengan membandingkan harga-harga saat ini dengan periode sebelumnya.

Pengukuran IHK

IHK adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi. Berdasarkan the Classification of Individual Consumption by Purpose (COICOP) 2018, IHK dikelompokkan ke dalam 11 (sebelas) kelompok pengeluaran, yaitu

  1. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau
  2. Kelompok pakaian dan alas kaki;
  3. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga;
  4. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga;
  5. Kelompok kesehatan;
  6. Kelompok transportasi;
  7. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan;
  8. Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya;
  9. Kelompok pendidikan;
  10. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dan
  11. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.​

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: Amril
Tags: InflasiKalimantan TimurKaltim
Previous Post

Diciduk saat Asyik Konsumsi Sabu

Next Post

Perkebunan di Kaltim jadi Primadona, Total Areal 1,5 Juta Hektare

BACA JUGA

Ditinjau Kemenko Pangan, Pelabuhan Pupuk Kaltim Jadi Contoh Standardisasi Hijau

Ditinjau Kemenko Pangan, Pelabuhan Pupuk Kaltim Jadi Contoh Standardisasi Hijau

7 Juli 2026 | 10:04
Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

6 Juli 2026 | 09:36
Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T

6 Juli 2026 | 09:12
Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

5 Juli 2026 | 20:10
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13
Modal Kerja Tambang Mengucur Deras, Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh 9,46 Persen Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

Modal Kerja Tambang Mengucur Deras, Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh 9,46 Persen

5 Juli 2026 | 16:43
Next Post
Perkebunan di Kaltim jadi Primadona, Total Areal 1,5 Juta Hektare

Perkebunan di Kaltim jadi Primadona, Total Areal 1,5 Juta Hektare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

3 Juli 2026 | 16:43

Terbaru

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

8 Juli 2026 | 00:06
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved