• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Suriadi Said by Suriadi Said
8 Juli 2026 | 00:17
Reading Time: 2 mins read
0
Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Ilustrasi listrik padam.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MISTERI di balik seringnya pemadaman listrik massal alias blackout yang merugikan jutaan masyarakat akhirnya mulai terkuak. Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menemukan indikasi kuat bahwa gelapnya rumah-rumah warga bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan dampak nyata dari keserakahan.

Penyidik kini resmi membongkar dugaan korupsi batu bara PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). Fokus utama penyelidikan ini mengarah pada kecurangan sistematis dalam penyaluran bahan bakar utama pembangkit listrik nasional tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Korupsi TPP Guru Kukar: Kejati Kaltim Temukan Ribuan Transaksi Janggal, Nilai Kerugian Bisa Lebih Rp9 Miliar Kejati Kaltim Geledah Disdikbud Kukar Terkait Insentif Guru Puluhan Miliar, Sita Dokumen hingga 8 Ponsel

Korupsi TPP Guru Kukar: Kejati Kaltim Temukan Ribuan Transaksi Janggal, Nilai Kerugian Bisa Lebih Rp9 Miliar

9 Juli 2026 | 11:34
Pemadaman Listrik Kalimantan Ditarget Pulih 12 Juli, PLN Beberkan Progres Perbaikan

Pemadaman Listrik Kalimantan Ditarget Pulih 12 Juli, PLN Beberkan Progres Perbaikan

8 Juli 2026 | 23:04

Kabag Ops Kortas Tipikor Polri, Kombes Ahmad Yusuf Afandi, membeberkan bahwa akar masalah dari gangguan pasokan listrik ke masyarakat bermula dari manipulasi kualitas dan kuantitas batu bara.

“Terkait hal itu, terdapat manipulasi kualitas dan kuantitas terhadap batu bara itu sendiri, serta manipulasi pembayaran,” ujar Yusuf di Mabes Polri, Selasa, 7 Juli 2026.

Bagaimana permainan ini merugikan hajat hidup orang banyak? Yusuf menjelaskan alur praktik lancung ini dengan sederhana. Ada ketidaksesuaian fatal antara spesifikasi batu bara yang dibayar oleh negara dengan fisik yang dikirimkan oleh pihak swasta.

Sebagai contoh, pembangkit listrik memesan batu bara dengan tingkat kalori tinggi dan membayarnya dengan harga mahal. Namun, saat pengiriman, kualitas kalori tersebut sengaja diturunkan secara drastis.

Dampaknya langsung terasa pada ruang pembakaran di PLTU. Batu bara berkualitas rendah tersebut menjadi sangat cepat habis. Pasokan yang harusnya bertahan lama untuk menerangi kota-kota, mendadak habis dalam waktu singkat hingga memicu pemadaman listrik massal.

Yusuf menegaskan, kasus manipulasi batu bara ini berbeda dengan insiden blackout di Sumatra yang murni akibat gangguan kabel transmisi. Skandal pengadaan ini jauh lebih sistemik dan berjalan dalam senyap untuk waktu yang sangat lama.

“Indikasi kecurangan itu sudah terjadi sejak 2018. Makanya periode penyidikan kami mulai dari 2018 sampai dengan 2024,” jelas Yusuf.

Penyelidikan besar ini bukan lagi sekadar isu. Kepala Kortas Tipidkor Polri, Brigjen Totok Suharyanto, menegaskan pihaknya telah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan melalui penerbitan Laporan Polisi tertanggal 4 Juli 2026.

Polri bergerak cepat menguliti keterlibatan korporasi yang diduga ikut bermain dalam lingkaran hitam ini. Dua nama perusahaan swasta kini resmi masuk dalam radar utama penyidik.

“Setidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara di PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat, PT OBP dan PT BRA,” pungkas Totok.

Kini, penelusuran terus dilakukan untuk menghitung total kerugian negara dan memastikan siapa saja aktor intelektual yang tega menukar terang lampu di rumah-rumah rakyat demi pundi-pundi pribadi. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Source: Tirto.id
Via: Redaksi
Tags: KorupsiListrik Padam
Previous Post

Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

Next Post

Sehari Tiga Pengedar Sabu di Bontang Diciduk, Polda Kaltim Kejar Pemasok Utama

BACA JUGA

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

12 Juli 2026 | 21:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Next Post
Sehari Tiga Pengedar Sabu di Bontang Diciduk, Polda Kaltim Kejar Pemasok Utama

Sehari Tiga Pengedar Sabu di Bontang Diciduk, Polda Kaltim Kejar Pemasok Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

12 Juli 2026 | 22:36
Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

12 Juli 2026 | 22:29
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved