• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Harga Sawit Hancur, Petani Kutim Tercekik Biaya Pupuk

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Mei 2026 | 18:44
Reading Time: 2 mins read
0
Harga Sawit Hancur, Petani Kutim Tercekik Biaya Pupuk Harga TBS Sawit di Kaltim Periode 1–15 Desember 2024 Meningkat Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Capai Rp2.410 per Kilogram Kaltim Ekspor 10 Kontainer Limbah Sawit ke Tiongkok Ekonomi Kaltim Diperkirakan Terus Membaik di Kuartal III/2021

Ilustrasi aktivitas perkebunan kelapa sawit.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

GELOMBANG keresahan mulai terasa di kalangan petani sawit mandiri di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Harga tandan buah segar (TBS) sawit mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Para petani menyebut kondisi ini tidak biasa. Sebab, penurunan terjadi saat kebutuhan operasional kebun justru terus naik, terutama harga pupuk yang kini semakin mahal.

PILIHAN REDAKSI

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T

6 Juli 2026 | 09:12
B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

B50 Resmi Jalan, 741 Ribu Ton Sawit Rakyat Kaltim Siap Diserap Pasar

3 Juli 2026 | 13:44

Di lapangan, hampir seluruh perusahaan penerima buah sawit rakyat disebut telah menurunkan harga pembelian TBS.

Ketua Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kutim, Nasruddin, mengatakan harga sawit yang diterima petani saat ini jauh di bawah standar yang telah ditetapkan pemerintah melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim.

“Harga TBS berdasarkan ketetapan Disbun Kaltim rata-rata kisaran Rp3.500 per kilogram. Di tingkat petani biasanya sekitar Rp3.300 per kilogram,” kata Nasruddin, Sabtu (23/5/2026).

Namun kondisi di lapangan kini berubah cepat. Beberapa perusahaan dan pabrik sawit disebut membeli TBS petani dengan harga di bawah Rp3.000 per kilogram. Angka itu dinilai terlalu rendah dan membebani petani mandiri.

“Sekarang beberapa perusahaan membeli TBS petani di bawah Rp3 ribu per kilogram. Itu jauh di bawah ketetapan Disbun sekitar Rp3.500,” tegasnya.

Di sinilah letak persoalannya. Petani sawit rakyat selama ini sangat bergantung pada kestabilan harga TBS untuk menjaga operasional kebun. Ketika harga turun tajam, sementara pupuk dan biaya perawatan terus naik, margin keuntungan petani praktis makin menipis.

Bukan hanya itu, banyak petani juga mulai khawatir kondisi ini akan berdampak pada produktivitas kebun dalam jangka panjang. Sebab, sebagian petani bisa saja mengurangi pemupukan akibat biaya yang tak lagi sebanding dengan hasil penjualan.

Nasruddin menilai pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk.

Ia meminta perusahaan sawit tetap mengacu pada harga resmi yang ditetapkan Disbun Kaltim dan tidak menetapkan harga sepihak.

Harga Sawit Hancur, Petani Kutim Tercekik Biaya Pupuk

“Kami berharap ada evaluasi. Perusahaan jangan asal menerapkan harga sebelum ada ketetapan harga terbaru dari pemerintah,” ujarnya.

Sorotan juga diarahkan pada kebijakan distribusi CPO melalui satu pintu BUMN yang dinilai ikut memengaruhi rantai perdagangan sawit rakyat.

Menurut para petani, setiap kebijakan strategis seharusnya mempertimbangkan dampaknya terhadap petani mandiri yang selama ini menjadi tulang punggung produksi sawit nasional.

“Penurunan harga TBS ini tentu sangat berdampak kepada kami para petani, apalagi harga pupuk sekarang sangat mahal,” katanya lagi.

Kini para petani berharap pemerintah tidak hanya mengawasi harga di atas kertas, tetapi juga memastikan implementasinya benar-benar berjalan di lapangan.

Sebab bagi petani sawit rakyat, selisih ratusan rupiah per kilogram bisa menentukan apakah kebun tetap bertahan atau justru mulai merugi. [RE]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Harga TBS SawitKelapa sawit
Previous Post

LDII dan MUI Bontang Kompak Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

Next Post

Banjir Bontoa Raya Pangkep Berulang, PT Semen Tonasa Siapkan Drainase Baru

BACA JUGA

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

10 Juli 2026 | 18:39
Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar Lewat Jualan Udara Segar

Batu Bara Menyusut, Kutim Raup Cuan Rp35 Miliar lewat Jualan Udara Segar

10 Juli 2026 | 16:48
KUR di Kaltim Tembus Rp6,5 Triliun, OJK: Jangan Asal Pinjamkan KTP!

KUR di Kaltim Tembus Rp6,5 Triliun, OJK: Jangan Asal Pinjamkan KTP!

10 Juli 2026 | 16:20
Adipt Maraja Kantongi 71 Dukungan, Koalisi Ana Monelle Ubah Peta HIPMI Bontang

Adipt Maraja Kantongi 71 Dukungan, Koalisi Ana Monelle Ubah Peta HIPMI Bontang

10 Juli 2026 | 00:24
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07
Next Post
Banjir Bontoa Raya Pangkep Berulang, PT Semen Tonasa Siapkan Drainase Baru Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

Banjir Bontoa Raya Pangkep Berulang, PT Semen Tonasa Siapkan Drainase Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03

Terbaru

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli Gempa Dahsyat di Rusia, Kaltim Dipastikan Aman dari Ancaman Tsunami

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli

10 Juli 2026 | 23:58
Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

10 Juli 2026 | 22:53
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved