LANGKAH raksasa baru saja dicatatkan oleh dunia hiburan tanah air di panggung pasar modal. PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan besutan pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026).
Pesta melantainya RANS di bursa langsung disambut riuh para pelaku pasar. Begitu lonceng perdagangan berbunyi tepat pukul 09.00 WIB, saham RANS langsung melesat tajam sebesar 34,12% ke level Rp228 per lembar, dari harga penawaran awal Rp170.
Lonjakan instan ini membuat saham RANS langsung terkena Auto Rejection Atas (ARA). Berdasarkan aturan bursa, batas maksimal kenaikan untuk saham di rentang harga Rp50 hingga Rp200 adalah 35%.
Antusiasme tinggi ini sebenarnya sudah tercium sejak masa penawaran umum, di mana RANS mengklaim mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) yang diikuti oleh hampir satu juta investor.
Momen bersejarah ini rupanya menguras emosi sang Direktur Utama, Nagita Slavina. Saat berdiri di podium untuk memberikan sambutan dalam acara Pencatatan Perdana Saham RANS di BEI, Jakarta, perempuan yang akrab disapa Gigi itu tidak mampu membendung air matanya.
Suaranya terdengar bergetar hebat menahan tangis. Di hadapan para petinggi bursa dan investor, ia mengenang kembali masa-masa awal mendirikan RANS bersama Raffi Ahmad dari garasi rumah, hingga kini menjelma menjadi korporasi yang dimiliki publik.
“Perusahaan ini yang kami bangun jauh lebih besar daripada dua orang,” ucap Nagita dengan mata berkaca-kaca.
Bagi Nagita, pencapaian ini adalah pembuktian bahwa ide dan karya para kreator lokal tidak bisa lagi dipandang sebelah mata di panggung ekonomi nasional.
“Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran. Kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya untuk ikut menggerakkan bangsa ini,” tegasnya lagi.
Garap Cipungland hingga Investasi AI, Ini Rencana Dana IPO RANS
Melalui aksi korporasi ini, RANS melepas sebanyak 2,52 miliar lembar saham baru atau setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari langkah berani tersebut, mereka sukses meraup dana segar yang fantastis, mencapai Rp429,25 miliar.
Lantas, akan dikemanakan dana ratusan miliar tersebut? Manajemen RANS rupanya telah menyusun strategi ekspansi jangka panjang yang cukup agresif untuk memperkuat ekosistem intellectual property (IP) mereka.
Alokasi terbesar, yakni 37,61% atau sekitar Rp161,5 miliar, akan digunakan untuk mendanai penyelenggaraan berbagai konser musik dan hiburan berskala besar.
Selanjutnya, sebesar 19,80% atau Rp85 miliar disiapkan guna mengakuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia demi memperkuat lini bisnis kecantikan mereka.
Satu hal yang menarik perhatian publik adalah alokasi sebesar 18,64% atau setara Rp80 miliar. Dana tersebut khusus dianggarkan untuk mengembangkan wahana bermain dan belajar ramah anak yang diberi nama Cipungland.
Nama yang diambil dari panggilan akrab anak kedua mereka, Rayyanza, diproyeksikan menjadi mesin pencetak uang baru di sektor hiburan keluarga.
Tak mau ketinggalan tren teknologi global, RANS juga mengucurkan 8,15% atau Rp35 miliar untuk berinvestasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence (AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Sisa dana lainnya bakal digunakan untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi sebesar Rp29,95 miliar, serta memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera sebesar Rp37,8 miliar. (*)


















