DUGAAN aksi teror penembakan terhadap warga terjadi di Balikpapan. Seorang warga Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, M. Said (51), menemukan proyektil logam dan kerusakan pada kaca depan mobilnya yang diduga akibat tembakan.
Peristiwa itu terungkap pada Selasa, 14 April 2026, saat Said baru kembali dari Jakarta. Ia bermaksud memanaskan mobil yang sebelumnya ditutup terpal. Saat membuka penutup kendaraan, sebuah benda jatuh dari atas mobil.
“Saya kira mainan anak-anak, tapi setelah lihat kaca depan retak, saya mulai curiga,” ujar Said.
Kerusakan pada kaca depan mobil disebut menyerupai bekas hantaman benda keras dari luar. Said kemudian mengaitkan temuan tersebut dengan proyektil yang sempat ia temukan.
Ia mengaku tidak mengetahui siapa pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut. Saat mencoba menanyakan ke warga sekitar, tidak ada yang mendengar suara mencurigakan. Hal ini memunculkan dugaan penggunaan peredam.
Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi menunjukkan adanya orang tak dikenal yang beberapa kali mondar-mandir di sekitar rumah korban menggunakan sepeda motor dan sempat berhenti di dekat lokasi.
“Terlihat dua kali di CCTV, mondar-mandir di sekitar sini,” kata Said.
Korban juga mengingat kejadian sekitar dua bulan lalu, ketika seseorang dengan ciri serupa datang ke lingkungan tersebut dengan alasan mencari pelanggan ojek online, namun tidak mengenakan atribut dan enggan membuka helm.
Ketua RT setempat, Nasrullah, menilai peristiwa ini tidak lazim dan berpotensi mengarah pada tindakan intimidasi. “Ada proyektil dan kaca mobil retak. Ini perlu ditindaklanjuti serius,” ujarnya.
Saksi lain, Deny (27), menyebut sosok mencurigakan tersebut bukan warga setempat. Ia kerap terlihat mondar-mandir sambil menelepon, baik berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat berwarna hitam.
Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian dan kini dalam proses penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. [SR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














