RASA aman di dalam rumah runtuh seketika bagi Ramli (56), warga Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau. Selasa (28/4/2026) sekira pukul 20.00 Wita, ia diserang dan ditikam berkali-kali oleh orang tak dikenal saat sedang beristirahat bersama istrinya.
Akibat serangan itu, Ramli kini menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Rivai. Luka yang dialaminya tidak ringan—sedikitnya 10 tusukan ditemukan di tubuhnya, tersebar di bagian perut, lengan kiri, bawah ketiak, dan punggung, disertai sejumlah luka sayatan.
Peristiwa bermula dari suara mencurigakan di jendela rumah. Ramli yang curiga mencoba memeriksa. Jendela yang sebelumnya terkunci ternyata sudah terbuka. Ia sempat menduga ada pencuri yang masuk.
Namun dugaan itu berubah menjadi serangan mendadak. Saat berada di ruangan lain, pelaku tiba-tiba muncul dari belakang, memiting, lalu menikam korban berulang kali menggunakan badik.
Dalam kondisi terluka, Ramli masih sempat memperingatkan istrinya agar tidak mendekat. Sang istri yang panik tetap berusaha menolong—menarik dan memukul pelaku. Upaya itu gagal menghentikan aksi pelaku yang kemudian kabur melalui pintu depan.
Pelaku sempat dikejar sambil diteriaki “pembunuh”, tetapi berhasil melarikan diri ke arah Jalan Prapatan I. Seorang saksi menyebut melihat pria tak dikenal berjalan cepat di sekitar rumah sesaat sebelum terdengar teriakan minta tolong.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian. Dari olah TKP, ditemukan satu bilah badik yang diduga digunakan pelaku, serta sejumlah barang termasuk pakaian korban.
Hingga kini, motif penyerangan masih diselidiki. Polisi menduga sementara kasus ini berkaitan dengan pencurian dengan pemberatan karena pelaku masuk melalui jendela pada malam hari. Namun kemungkinan lain, termasuk motif pribadi, belum dikesampingkan.
Pelaku masih dalam pengejaran. Polisi mengimbau warga yang memiliki informasi agar segera melapor, sementara kasus ini menambah daftar peristiwa kriminal yang terjadi di ruang paling privat—rumah, yang selama ini dianggap paling aman. [ZK]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















