• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dari Sampah jadi Berkah: Komunitas Odah Etam Kutim Rintis Ekonomi Sirkular Berbasis Plastik

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Maret 2026 | 12:07
Reading Time: 2 mins read
0
Dari Sampah jadi Berkah: Komunitas Odah Etam Kutim Rintis Ekonomi Sirkular Berbasis Plastik

Foto Pemkab Kutim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SANGATTA, Pranala.co — Langkah kecil sering kali menjadi awal perubahan besar. Di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), sekelompok anak muda membuktikan teori tersebut lewat komunitas Odah Etam. Mereka tak hanya peduli lingkungan, tetapi juga merintis model ekonomi baru dari barang yang selama ini dianggap tak berguna: sampah plastik.

Odah Etam, yang berdiri sejak 2023, kini memfokuskan diri pada pengelolaan limbah plastik sebagai sektor utama. Komitmen ini diambil sejak awal 2025, setelah melihat data mengkhawatirkan soal sampah nasional.

PILIHAN REDAKSI

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

2 Juli 2026 | 20:51

Data World Population Review 2021 menempatkan Indonesia di peringkat delapan negara penghasil sampah terbanyak dunia. Lebih parah lagi, menurut Sustainable Waste Indonesia, dari 12,87 juta ton sampah plastik pada 2023, hanya tujuh persen yang dikelola dengan baik. Sisanya? Mencemari tanah, air, dan udara kita.

Sepuluh penggerak Odah Etam menginjakkan kaki di ruang kerja Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Kamis (26/3/2026). Mereka membawa rencana besar: studi banding ke Rumah Plastik Mandiri, Buleleng, Bali, bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Tujuannya mempelajari seluruh rantai nilai pengolahan plastik, mulai pengumpulan, pemilahan, pengolahan jadi biji plastik, hingga produksi dan pemasaran.

Namun Bupati Ardiansyah menyambut dengan nada realistis sekaligus penuh harap. “Jangan sampai ketika bantuan itu tidak ada lagi, kegiatan ini ikut berhenti. Harus bisa mandiri dan berkelanjutan,” pesannya tegas.

Pesan tersebut bukan tanpa alasan. Banyak gerakan lingkungan yang gugur di tengah jalan karena bergantung pada donor. Odah Etam diminta membangun model bisnis yang bisa berdiri sendiri.

Yang menarik, Bupati Ardiansyah tak sekadar mendukung. Ia memberi arahan strategis: jangan hanya produksi furnitur atau bahan bangunan seperti genteng dan batako dari plastik. Ia menyarankan pengembangan material kerajinan manik-manik untuk masyarakat Dayak.

“Manik-manik Dayak punya nilai jual tinggi dan pasar yang jelas. Ini bisa jadi diferensiasi produk Odah Etam sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Kolaborasi juga harus diperkuat, tak hanya dengan komunitas peduli sampah, tetapi hingga tingkat rukun tetangga (RT). Pengumpulan dan pemilahan dari rumah ke rumah menjadi kunci terciptanya sistem yang efisien.

Superintendent Local Business Development PT KPC, Faizal, menyambut positif inisiatif ini. “Kami melihat ini sebagai gerakan yang baik. Walaupun baru mulai, ini punya potensi besar jika dikelola dengan konsisten dan serius,” katanya.

Founder Odah Etam, Ibnu Mahaddhir, mengungkapkan visi sederhana komunitasnya: “Tujuan kami sederhana, bagaimana sampah ini bisa jadi sesuatu yang berguna dan bisa bantu ekonomi teman-teman juga.”

Kini Odah Etam mulai menjaring bahan baku dari sekolah, bengkel motor dan mobil, kafe, hingga lingkungan RT di Sangatta. Edukasi pemilahan dari rumah menjadi fondasi yang terus digenjot.

Dengan memadukan kepedulian lingkungan, peluang ekonomi, dan nilai budaya Dayak, Odah Etam berharap semakin banyak anak muda Kutim yang ikut terlibat. Karena di tangan mereka, sampah bukan lagi akhir—melainkan awal dari sesuatu yang lebih baik. (RIL/RED)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pemkab KutimPengelolaan Sampah
Previous Post

Pelantikan DPD K3B Bontang, Wali Kota Neni Ingatkan Bahaya Krisis Moral di Era Digital

Next Post

Rahasia Bontang Bangun Rumah Layak Huni meski APBD Turun

BACA JUGA

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04
Next Post
Rahasia Bontang Bangun Rumah Layak Huni meski APBD Turun

Rahasia Bontang Bangun Rumah Layak Huni meski APBD Turun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved