Pranala.co, BEIJING – Setelah lama menghilang dari pasar, nama BlackBerry kembali mencuat. Bukan karena comeback resmi dari sang pemilik merek, tapi lewat tangan dingin perusahaan teknologi asal Tiongkok, Zinwa Technologies.
Perusahaan ini resmi mengumumkan rencana menghidupkan kembali BlackBerry Classic (Q20) yang sempat dirilis pada 2014. Tapi bukan sekadar rebranding. Zinwa merombak total jeroan ponsel ini dan memperkenalkannya sebagai Zinwa Q25.
Dari luar, Zinwa Q25 masih mempertahankan desain ikonik BlackBerry: Layar kotak; keyboard QWERTY fisik; LED notifikasi.
Namun di dalamnya, semua telah diperbarui. Mulai dari prosesor, kamera, hingga kapasitas baterai.
Zinwa membekali ponsel ini dengan chipset MediaTek Helio G99, menggantikan Snapdragon S4 Plus yang dulu dipakai. RAM juga melonjak drastis menjadi 12GB LPDDR4x, dengan memori internal 256GB—jauh dari versi orisinal yang hanya 2GB RAM dan 16GB storage.
Peningkatan juga dilakukan di sektor kamera. Kamera belakang: 50 MP dan Kamera depan: 8 MP. Zinwa Q25 dilengkapi dengan baterai 3.000 mAh, port USB-C, slot SIM dan microSD, serta dukungan NFC.
Sistem operasinya menggunakan Android 13. Meskipun tidak menjanjikan update versi Android terbaru, Zinwa memastikan pengguna akan tetap mendapatkan pembaruan keamanan dan fitur minor.
Zinwa Q25 sudah bisa dipesan melalui website resmi Zinwa dengan harga USD 400 atau sekitar Rp 6,5 juta. Ponsel ini dijadwalkan meluncur Agustus 2025.
Bagi pengguna yang masih memiliki BlackBerry Classic lama, Zinwa juga menyediakan conversion kit seharga USD 300 (sekitar Rp 4,9 juta). Dengan alat ini, pengguna bisa menyulap BlackBerry lamanya menjadi Zinwa Q25 secara mandiri.
Tak berhenti di Q25, Zinwa juga berencana menghidupkan kembali BlackBerry KeyOne. Proyek ini masih dalam tahap awal. Selain itu, Zinwa juga akan merilis versi modern dari BlackBerry Passport dengan nama Zinwa P25 atau P26, tergantung tanggal peluncurannya.
Dalam wawancara dengan kanal YouTube Returning Retro, perwakilan Zinwa menegaskan bahwa mereka menyasar pasar penggemar gadget nostalgia yang tetap ingin merasakan fisik tombol QWERTY, namun dengan performa kekinian.
Meski bisnis BlackBerry resmi berhenti sejak 2022, antusiasme penggemarnya masih hidup. Dan lewat Zinwa Q25, nostalgia itu kini bisa dirasakan kembali—dengan kekuatan baru di balik tampilannya yang klasik.
[RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















