• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Buletin Kaffah Edisi 243: Islamofobia Adalah Sikap Tercela

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Mei 2022 | 11:03
Reading Time: 4 mins read
0
Buletin Kaffah Edisi 243: Islamofobia Adalah Sikap Tercela
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Kebencian kaum kafir terhadap Islam dan kaum Muslim, atau yang kini lebih populer dengan sebutan ‘Islamofobia’, ternyata sudah ada sejak zaman Rasulullah Muhammad saw. Selama periode Makkah (610–622 Masehi), Rasulullah saw. dan kaum Muslim menghadapi ujian yang begitu dahsyat dari orang-orang kafir Makkah.

Orang-orang Arab jahiliah ketika itu melakukan penganiayaan terhadap para pengemban risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. Sejumlah tokoh Quraisy, seperti Abu Jahal dan Abu Lahab, gencar membuat propaganda agar masyarakat Makkah menolak kehadiran Islam.

Mereka juga memprovokasi orang-orang Makkah untuk melakukan aksi kekerasan terhadap Rasulullah saw. dan para pengikutnya.

PILIHAN REDAKSI

Bolehkah Menyalurkan Zakat Fitrah di Luar Domisili? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Bolehkah Menyalurkan Zakat Fitrah di Luar Domisili? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

24 Maret 2025 | 08:25
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun! Ustaz Yazid Jawas Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun! Ustaz Yazid Jawas Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun

12 Juli 2024 | 00:49

Beberapa Sahabat menjadi korban kekejaman mereka. Sebut saja Ammar bin Yasir, Khabbab bin al-Arats dan Bilal bin Rabbah. Mereka disiksa dengan cara yang amat sadis oleh kaum kafir Makkah.

Rasulullah saw. juga tentu tak luput menjadi sasaran aksi kebencian kaum kafir Quraisy pada masa itu. Dalam beberapa riwayat disebutkan, Nabi saw. pernah dihina, diludahi, bahkan disakiti oleh orang-orang yang memusuhi beliau. Namun, selama berada di Makkah, semua perlakuan itu dihadapi oleh beliau dengan penuh kesabaran.

Setelah Nabi saw. dan para Sahabat hijrah ke Madinah, kaum kafir Makkah masih saja menunjukkan sikap permusuhannya terhadap Islam.

Mereka terus berupaya merongrong kaum Muslim dengan berbagai macam cara. Situasi semacam itu terus berlangsung selama beberapa tahun.

Akhirnya, terjadilah peristiwa Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah) oleh kaum Muslim pada 8 H/630 M. Sejak itu barulah Islam mulai diterima secara luas oleh masyarakat Arab.

Jejak Islamofobia

Sepeninggalnya Rasulullah saw., pengaruh Islam semakin berkembang hingga ke luar Jazirah Arab. Beberapa penaklukan yang berlangsung selama pemerintahan Khilafah Umayah, Abbasiyah dan Utsmaniyah memberikan kontribusi besar dalam membentuk peradaban Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa.

Namun demikian, proses ekspansi di bawah kekuasaan Islam itu bukannya tanpa hambatan. Sikap kebencian dan permusuhan yang mulai tumbuh di tengah-tengah masyarakat Barat menjadi satu tantangan tersendiri yang dihadapi kaum Muslim selama periode tersebut.

Ketakutan terhadap pengaruh Islam yang semakin meluas mulai tertanam di kalangan masyarakat Barat. Meletuslah untuk pertama kalinya Perang Salib (antara 1095–1291) yang melibatkan tentara Muslim dan Kristen Eropa. Pada masa-masa itu, Kekaisaran Bizantium dan Gereja Roma menggunakan propaganda sentimen anti-Islam untuk merebut Yerusalem dari tangan kaum Muslim.

Pada masa pemerintahan Khilafah Umayah di Andalusia (Spanyol), beberapa jenis pertikaian yang terjadi antara penduduk Kristen dan Muslim juga didasari oleh phobia (kebencian) terhadap Islam.

Setelah keruntuhan Granada pada 1492, penindasan yang dilakukan rezim Kristen terhadap penduduk Muslim meningkat di Eropa. Umat Islam yang tersisa di Andalusia diusir ke Afrika Utara atau dipaksa memeluk agama Kristen. Kebebasan mereka sebagai warga negara benar-benar dibatasi sejak itu.

Menurut catatan sejarah, Raja Philip III dari Spanyol mengusir 300 ribu Muslim Andalusia antara 1610 dan 1614 lewat titah yang ia keluarkan pada 22 September di 1609. Melalui praktik tersebut, rezim Barat berusaha melenyapkan semua jejak peradaban Islam yang nyata telah banyak memberikan kontribusi dalam proses pencerahan Eropa.

Semua peristiwa yang dialami kaum Muslim sejak Perang Salib itu jelas-jelas merupakan bagian dari wajah anti-Islamisme atau Islamofobia yang terus berevolusi di tengah-tengah masyarakat Barat, bahkan sampai hari ini.

Islamofobia di Tanah Air

Baru-baru ini nama Profesor Budi Santosa Purwokartiko, guru besar yang juga Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), mencuat di media sosial. Dia menjadi perbincangan publik karena diduga telah melakukan tindakan rasisme dan melecehkan ajaran Islam.

Sebagaimana diketahui, Budi Santosa mengunggah tulisan panjang melalui status akun Facebook pribadinya. Tulisan tersebut berisikan pengalaman guru besar tersebut saat mewawancarai beberapa mahasiswa untuk seleksi beasiswa LPDP.

“Saya berkesempatan mewawancara beberapa mahasiswa yang ikut mobilitas mahasiswa ke luar negeri. Program Dikti yang dibiayai LPDP ini banyak mendapat perhatian dari para mahasiswa. Mereka adalah anak-anak pinter yang punya kemampuan luar biasa,” tulisnya pada (27/04/2022).

Bagian tulisan Budi Santosa selanjutnya dituding memuat rasisme dan Islamofobia. “Mereka bicara tentang hal-hal yang membumi: apa cita-citanya, minatnya, usaha2 untuk mendukung cita2nya, apa kontribusi untuk masyarakat dan bangsanya, nasionalisme dsb. Tidak bicara soal langit atau kehidupan sesudah mati,” lanjutnya lagi.

“Pilihan kata2nya juga jauh dari kata2 langit: insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dsb,” lanjut Budi dalam tulisannya.

Budi Santosa selanjutnya diduga kuat menyindir kaum Muslimah yang menggunakan hijab (jilbab). Dia menulis, “Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” sindirnya.

Tampak sekali, Budi Santosa diduga kuat menjadi bagian dari para penganut Islamofobia akut yang makin marak akhir-akhir ini. Tak ada bedanya dengan Abu Janda, Denny Siregar, Ade Armando, dll.

Makin maraknya penganut Islamofobia adalah hasil dari penerapan sistem sekularisme-demokrasi yang penuh dengan kebebasan. Di negara demokrasi semacam ini propaganda Islamofobia akan terus menyebar ke seantero negeri.

Islam Agama Mulia

Siapapun tentu tidak selayaknya takut dan benci terhadap Islam. Sebabnya, Islam adalah agama mulia, yang bersumber dari Zat Yang Mahamulia, Allah SWT, Pencipta manusia.

Islam membimbing manusia dengan ajarannya yang mulia. Ajaran tentang kewajiban jilbab bagi Muslimah, misalnya, jelas bertujuan untuk memuliakan mereka. Bukan merendahkan mereka.

Islam pun memberikan perlindungan kepada segenap umat manusia. Bahkan jihad fi sabilillah di dalam Islam—yang sering dituding identik dengan terorisme—sesungguhnya tetap meniscayakan perlindungan kepada mereka yang tak terlibat dalam peperangan seperti perempuan, orangtua dan anak-anak. Nabi saw. bersabda:

انْطَلِقُوا بِاسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ وَلاَ تَقْتُلُوا شَيْخًا فَانِيًا وَلاَ طِفْلاً وَلاَ صَغِيرًا وَلاَ امْرَأَة

Berangkatlah kalian dengan nama Allah dan di atas agama Rasulullah. Janganlah kalian membunuh orang yang lanjut usia, anak kecil dan wanita (HR Abu Dawud).

Sejarah Islam pun, sejak masa Rasulullah saw. dan era Kekhilafahan, banyak berisi kemuliaan terhadap umat manusia. Tak pernah terjadi pemaksaan agama Islam kepada non-Muslim. Apalagi aksi genosida terhadap kalangan di luar Islam. Sejarah menyaksikan Khilafah sepanjang sejarahnya justru menjadi payung kebersamaan untuk berbagai agama.

Reza Shah-Kazemi dalam bukunya, The Spirit of Tolerance in Islam, menjelaskan bahwa Khilafah Utsmani pernah memberikan perlindungan kepada komunitas Yahudi.

Seorang tokoh Yahudi terkemuka, Rabbi Isaac Tzarfati, pernah menulis surat kepada Dewan Yahudi Eropa Tengah setelah berhasil menyelamatkan diri dari persekusi di Eropa Tengah dan tiba di wilayah Khilafah Utsmani menjelang 1453 M. Melalui suratnya, pria kelahiran Jerman itu memuji Khilafah Utsmaniyah sebagai: “Negeri yang dirahmati Tuhan dan penuh kebaikan”.

Selanjutnya dia mengaku, “Di sini (aku) menemukan kedamaian dan kebahagiaan. Kami tidak ditindas dengan pajak yang berat. Perniagaan kami dapat berlangsung bebas. Kami dapat hidup dalam damai dan kebebasan.”

Sejarahwan Eropa, TW Arnold, juga menulis: Ketika Konstantinopel dibuka oleh keadilan Islam pada 1453, Sultan Muhammad II menyatakan dirinya sebagai pelindung Gereja Yunani. Penindasan atas kaum Kristen dilarang keras.

Kemuliaan ajaran Islam juga tampak saat Khilafah Utsmaniyah memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Irlandia yang dilanda bencana kelaparan pada tahun 1847.

Saat itu Khalifah Sultan Abdul Majid I mengirim bantuan berupa uang sebanyak £ 10.000 bersama tiga kapal untuk membawa makanan, obat-obatan dan keperluan mendesak lainnya ke Irlandia.

Karena itu tidak selayaknya bagi siapapun bersikap nyinyir terhadap Islam dan berbagai ajarannya seperti jilbab, jihad, khilafah, dll. Tak seharusnya mereka membenci berbagai simbol dan syiar Islam. Tak sepantasnya mereka menunjukkan sikap Islamofobia. Apalagi jika pelakunya mengaku Muslim.

Sebabnya, semua ekspresi keislaman seorang Muslim hakikatnya adalah syiar Islam yang memang harus ditonjolkan. Menonjolkan syiar-syiar Islam adalah wujud ketakwaan. Allah SWT berfirman:

ذلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ

Demikianlah (perintah Allah). Siapa saja yang mengagungkan syiar-syiar Allah, sungguh itu timbul dari ketakwaan kalbu (TQS al-Hajj [22]: 32).

Imam an-Nawawi al-Bantani di dalam kitabnya, Syarh Sullam at-Tawfîq, menjelaskan ayat tersebut, bahwa di antara sifat terpuji yang melekat pada orang yang bertakwa adalah mengagungkan syiar-syiar Allah, yakni syiar-syiar agama-Nya. Begitulah semestinya sikap seorang Muslim. Bukan malah selalu menunjukkan sikap Islamofobia! (*)

Tags: breaking newsIslamfobiaUstaz Abdul Somad
Previous Post

Pengusaha Kaltim Didekati Perusahaan Baja Jepang, Ada Apa?

Next Post

Satpol Samarinda Tertibkan 19 Pengemis Berkostum Badut

BACA JUGA

Dua Hari Dicari, Pria Samarinda Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

Dua Hari Dicari, Pria Samarinda Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

17 Mei 2026 | 00:08
Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

16 Mei 2026 | 22:28
Empat Tahun Beroperasi, Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda Raup Rp200 Juta Sehari

Empat Tahun Beroperasi, Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda Raup Rp200 Juta Sehari

16 Mei 2026 | 21:25
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

16 Mei 2026 | 20:01
Dana Probebaya Samarinda Dipangkas, Tiap RT Terima Rp75 Juta

Dana Probebaya Samarinda Dipangkas, Tiap RT Terima Rp75 Juta

16 Mei 2026 | 18:02
Terjebak Lowongan Baby Sitter, Mahasiswi Diperkosa dan Disekap Tiga Hari

Terjebak Lowongan Baby Sitter, Mahasiswi Diperkosa dan Disekap Tiga Hari

16 Mei 2026 | 16:54
Next Post

Satpol Samarinda Tertibkan 19 Pengemis Berkostum Badut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

APBD Daerah Seret, Kemendagri: ASN Khawatir Tersandung Kasus Hukum Bicara di Pemkot Samarinda, Kemendagri Soroti ASN Takut Belanja Anggaran karena Bayang-Bayang Kasus Hukum

Bicara di Pemkot Samarinda, Kemendagri Soroti ASN Takut Belanja Anggaran karena Bayang-Bayang Kasus Hukum

8 Mei 2026 | 22:30
Bontang Kuala Sepi Pengunjung, Dispopar Bantah Dampak Retribusi dan Janji Evaluasi

Bontang Kuala Sepi Pengunjung, Dispopar Bantah Dampak Retribusi dan Janji Evaluasi

9 Mei 2026 | 23:11
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

16 Mei 2026 | 20:01
Retribusi Wisata Bontang Kuala bakal Ditarik Lagi, Tarif Rp5 Ribu Dievaluasi

Retribusi Wisata Bontang Kuala bakal Ditarik Lagi, Tarif Rp5 Ribu Dievaluasi

12 Mei 2026 | 23:59
Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

16 Mei 2026 | 22:28

Terbaru

Dua Hari Dicari, Pria Samarinda Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

Dua Hari Dicari, Pria Samarinda Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

17 Mei 2026 | 00:08
Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

Empat Tahun Lolos, Kampung Narkoba di Samarinda Kaltim Akhirnya Digulung Bareskrim

16 Mei 2026 | 22:28
Hantavirus Mengintai saat Banjir, Warga Kaltim Minta Waspadai Tikus Diskes Kaltim Siagakan 188 Puskesmas untuk Vaksinasi Calon Jemaah Haji 2026

Hantavirus Mengintai saat Banjir, Warga Kaltim Minta Waspadai Tikus

16 Mei 2026 | 21:52
Empat Tahun Beroperasi, Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda Raup Rp200 Juta Sehari

Empat Tahun Beroperasi, Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda Raup Rp200 Juta Sehari

16 Mei 2026 | 21:25
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

news-1701
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

cuaca 638000001

cuaca 638000002

cuaca 638000003

cuaca 638000004

cuaca 638000005

cuaca 638000006

cuaca 638000007

cuaca 638000008

cuaca 638000009

cuaca 638000010

cuaca 638000011

cuaca 638000012

cuaca 638000013

cuaca 638000014

cuaca 638000015

cuaca 638000016

cuaca 638000017

cuaca 638000018

cuaca 638000019

cuaca 638000020

news-1701