
GELOMBANG pensiun aparatur sipil negara di Kabupaten Berau (ASN Berau) kian nyata. Tahun ini, sedikitnya 146 ASN dari jabatan fungsional hingga pimpinan pratama akan memasuki masa purna tugas. Di balik angka itu, muncul satu kekhawatiran: siapa yang siap menggantikan?
Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tidak gegabah dalam mengisi kekosongan jabatan. Seleksi, kata dia, harus tajam—bukan sekadar cepat.
“Tidak mudah mencari pengganti yang benar-benar siap. Sementara yang pensiun jumlahnya cukup banyak,” ujar Ratna, Selasa (14/4/2026).
Bagi DPRD, persoalan ini bukan hanya soal angka pensiun. Yang dipertaruhkan adalah kualitas kepemimpinan birokrasi dan kelangsungan pelayanan publik.
Minimnya ASN yang memenuhi kualifikasi—baik dari sisi pangkat, pengalaman, maupun kapasitas kepemimpinan—membuat ruang pilihan semakin sempit.
Jika dipaksakan, risiko yang muncul bukan hanya salah tempat, tetapi salah arah kebijakan.
Ratna menegaskan, pengisian jabatan strategis tidak boleh dilakukan secara terburu-buru atau sekadar menggugurkan kewajiban administratif.
Proses seleksi harus menjunjung profesionalitas dan objektivitas, agar pejabat yang terpilih benar-benar mampu menjalankan tugas.
“Jangan sampai jabatan strategis diisi oleh orang yang tidak sesuai kapasitasnya,” tegasnya.
Salah satu kendala utama adalah keterbatasan ASN yang memenuhi syarat untuk menduduki jabatan eselon II. Kondisi ini membuat proses regenerasi tidak berjalan ideal.
DPRD pun mendorong BKPSDM untuk tidak hanya fokus pada seleksi, tetapi juga melakukan pembinaan jangka panjang—mulai dari peningkatan kapasitas hingga pemetaan potensi ASN sejak dini.
Dengan begitu, stok calon pemimpin birokrasi tidak lagi kosong ketika dibutuhkan.
Ratna mengingatkan, jabatan pimpinan OPD bukan hanya soal memenuhi syarat administratif, tetapi soal kesiapan memimpin.
Di dalamnya ada tuntutan mengambil keputusan, mengelola program, hingga bertanggung jawab atas arah pembangunan daerah.
“Ini soal kepemimpinan. Harus siap secara kemampuan dan mental,” ujarnya. [ADS/DPRD BERAU]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














