BANDARA APT Pranoto Samarinda mendadak harus mengubah jadwal penerbangan Minggu, 6 September 2026. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta dibatalkan sementara setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu jalur udara.
Keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi pertimbangan utama. Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Di udara, material ini bisa mengganggu jarak pandang dan berisiko terhadap kinerja mesin pesawat.
Pengelola Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas IA APT Pranoto Samarinda mengumumkan penghentian sementara sejumlah jadwal penerbangan rute Samarinda-Jakarta pulang-pergi.
Kepala UPBU Kelas IA APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mengutamakan keselamatan penerbangan.
"Sebaran abu vulkanik dan asap tebal di jalur udara dinilai memiliki risiko fatal karena berpotensi mengurangi jarak pandang pilot serta mengganggu performa mesin pesawat secara signifikan," kata Kadek.
Penerbangan yang terdampak berasal dari sejumlah maskapai. Berikut daftarnya:
Batik Air: ID 6256/6257 dan ID 6677/6676
Citilink: QG 423/422
Garuda Indonesia: GA 581/580
Gangguan tersebut berkaitan dengan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang pada saat bersamaan juga berdampak terhadap operasional sejumlah bandara dan penerbangan menuju Jakarta. BMKG melaporkan sebaran abu terdeteksi pada beberapa lapisan ketinggian dan terus dipantau karena dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer.
Penumpang Diminta Hubungi Maskapai
Bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan, pihak bandara mengimbau agar segera berkoordinasi dengan maskapai masing-masing.
Pilihan penanganannya dapat berupa perubahan jadwal penerbangan atau reschedule, pengembalian dana atau refund, maupun penanganan lanjutan sesuai kebijakan maskapai.
"Penumpang diimbau segera menghubungi pihak maskapai untuk proses perubahan jadwal (reschedule), pengembalian dana (refund), atau penanganan lanjutan," ujar Kadek.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing maskapai:
Batik Air: 021-6379 8000
Citilink: 0804-1-080808
Garuda Indonesia: 0804-1-807-807 atau +62 21 2351 9999
Selain melalui pusat layanan maskapai, penumpang juga dapat meminta bantuan petugas Customer Service yang bersiaga di area terminal keberangkatan Bandara APT Pranoto.
Penerbangan ke Kota Lain Tetap Berjalan
Meski sejumlah penerbangan rute Jakarta terdampak, operasional penerbangan dari Samarinda menuju kota lain masih berjalan normal sesuai jadwal berdasarkan informasi dari pihak bandara.
Di antaranya adalah penerbangan menuju Surabaya dan Yogyakarta.
Kondisi penerbangan tetap dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan keputusan otoritas penerbangan. BMKG menyebut perubahan kondisi ruang udara terus dipantau melalui informasi meteorologi penerbangan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Bandara APT Pranoto bersama instansi terkait juga terus melakukan pemantauan terhadap dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap ruang udara Kalimantan Timur.
Situasi abu vulkanik memang bisa berubah cepat. Karena itu, informasi penerbangan hari ini belum tentu sama beberapa jam kemudian. (*)
















