PRANALA.CO - Alat kesehatan Magnetic resonance imaging (MRI) milik RSUD Taman Husada sudah melalui tahapan uji fungsi. Dirut RSUD Taman Husada dr Suhardi menerangkan operasional MRI ditargetkan dimulai bulan depan.
“Sudah lewat tahapan uji fungsi. Saya juga ikut mencobanya,” terangnya.
Kesiapan infrastruktur ruangan juga telah dirampungkan. Proses perbaikan ruangan yang sebelumnya menjadi tempat poliklinik rawat jalan juga sudah diubah. Sesuai dengan ketentuan sehubungan keberadaan MRI.
“Ruangan sudah tidak ada masalah lagi,” sebutnya.
Nantinya pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS tidak perlu takut ketika diminta harus menjalani MRI. Sebab pihak rumah sakit telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. “MRI ini dicover oleh BPJS,” ungkapnya.
Diketahui, pengadaan alkes ini menggunakan APBD Bontang. Nilai anggaran yang dikucurkan ialah Rp 36 miliar. “Jadi bukan menggunakan dana BLUD tetapi APBD,” ulas dia.
MRI merupakan pemeriksaan organ tubuh yang dilakukan dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio. Pemeriksaan organ tubuh melalui prosedur MRI sering dianggap sebagai cara yang lebih aman.
Sebab, berbeda dengan foto rontgen atau CT scan, pemeriksaan dengan MRI tidak memancarkan radiasi sehingga cukup aman untuk dilakukan pada ibu hamil sekalipun. (*)















